Senin, 09 Februari 2026

100 Milyar Rupiah

 



-----

Senin
22 Desember 2025

-----

Q:
Apakah Kabupaten Gelumbang itu nyata?

A:
Ya, Gelumbang itu nyata, tetapi saat ini masih merupakan sebuah kecamatan di dalam Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan, bukan kabupaten sendiri.

B:
Hingga Januari 2026, Kabupaten Gelumbang belum resmi berdiri sebagai daerah otonom sendiri. Saat ini, Gelumbang masih merupakan sebuah kecamatan yang berada di bawah wilayah administratif Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan.

-----

Q:
Apakah benar untuk menjadi sebuah kabupaten, PAD Gelumbang harus mencapai Rp100 milyar?

AI:
Angka tersebut dijadikan standar kelayakan untuk memastikan Gelumbang mampu membiayai operasional pemerintahan, pelayanan publik, dan gaji pegawai secara mandiri. Potensi ekonomi yang diandalkan untuk mencapai target ini meliputi sektor industri baru, perkebunan, dan letak strategis wilayah yang dekat dengan jalur transportasi utama.

B:
Jadi, angka Rp100 miliar tersebut adalah komitmen kelayakan ekonomi yang diharapkan oleh pemerintah daerah induk (Kabupaten Muara Enim) agar Kabupaten Gelumbang nantinya tidak gagal sebagai daerah otonom.


-----

Q:
Bagaimana cara kabupaten Gelumbang mencapai komitmen kelayakan ekonomi (PAD) sebanyak Rp100 milyar?

KEYWORDS:
1. Hilirisasi Sumber Daya,
2. Pertumbuhan ruko,
3. Gudang,
4. Jasa logistik,
5. Pusat distribusi,
6. Agropolitan,
7. UMKM lokal,
8. Cadangan migas.

-----

LOLO:
Jika setiap Kabupaten di Indonesia punya karakteristik unik, maka apa keunikan Gelumbang agar investasi bisa mendukung komitmen kelayakan ekonomi?

STUPID:
Zona Industri Pengolahan.

-----

Q:
Jika melihat realita saat ini, butuh waktu berapa lama lagi Kabupaten Gelumbang bisa terwujud?

A:
Berdasarkan realita politik dan administratif per Januari 2026, perwujudan Kabupaten Gelumbang diperkirakan membutuhkan waktu sekitar 2 hingga 5 tahun ke depan untuk benar-benar beroperasi sebagai daerah otonom penuh.

B:
Secara optimistis, jika moratorium dicabut total pada akhir 2025 atau awal 2026, Gelumbang bisa ditetapkan sebagai Kabupaten Persiapan pada 2026/2027 dan menjadi Kabupaten Definitif (resmi mandiri) paling cepat pada 2029 atau 2030.

-----

Q:
Apakah realita politik dulu yang dikedepankan untuk Kabupaten Gelumbang, atau realita ekonomi?

A:
Realita politik menjadi pintu pembuka, sedangkan realita ekonomi menjadi syarat mutlak kelolosan.

Q:
Mana yang Dikedepankan?

A:
Hingga saat ini, realita politik sedang dikedepankan untuk mendesak pembukaan kran moratorium. Namun, begitu moratorium dicabut dan masa persiapan dimulai, realita ekonomi akan menjadi panglima.

B:
Jadi, politik adalah kendaraan, sedangkan ekonomi adalah bahan bakar yang menentukan apakah kabupaten ini bisa sampai ke tujuan akhir sebagai daerah definitif.

-----

Q:
Bisakah kamu mendeskripsikan seperti apa gambaran Kabupaten Gelumbang nantinya?

A:
Kabupaten Gelumbang diproyeksikan akan bertransformasi dari kecamatan menjadi wilayah yang lebih maju dengan denyut ekonomi yang kuat berbasis industri dan konektivitas logistik yang efisien.

B:
Dekatnya Akses Birokrasi: Masyarakat di 6 kecamatan (Gelumbang, Sungai Rotan, Lembak, Muara Belida, Kelekar, dan Belida Darat) tidak perlu lagi menempuh jarak jauh ke Muara Enim untuk urusan administrasi.

-----

Q:
Jika sudah menjadi kabupaten, apakah Kabupaten Gelumbang akan bersaing menjadi salah satu kabupaten terbaik di Indonesia?

A:
Untuk bersaing dengan kabupaten terbaik di tingkat nasional (seperti daerah yang sering meraih penghargaan pembangunan daerah dari Bappenas), Gelumbang harus mampu memenuhi kriteria utama pada tahun 2026 dan seterusnya:

1. Tata Kelola Pemerintahan:
Harus menunjukkan profesionalisme dan transparansi sejak awal berdiri,

2. Kualitas Sumber Daya Manusia:
Peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) melalui layanan pendidikan dan kesehatan yang terjangkau menjadi syarat mutlak daerah berdaya saing,

3. Kemandirian Fiskal:
Tantangan utama bagi daerah baru adalah mengurangi ketergantungan pada dana pusat dengan memaksimalkan potensi ekonomi lokal.

-----

Q:
Kabupaten pemekaran mana di Indonesia yang usianya masih baru tapi bersaing dengan kabupaten mapan lainnya?

A:
Salah satu contoh yang sering disebut sebagai kisah sukses pemekaran daerah adalah Kabupaten Pangandaran di Jawa Barat.

=====

SELASA, 6 JANUARI 2026

THE LUTENS:
Ken si Kaki hitam, waktu nenen sama Piki. Sekarang Ken sudah diadopsi orang. Yang kasih nama Ken adalah Ewi. Tadinya Ken tersesat entah darimana, di selokan depan rumah Yai dan Nyai. (21.30)

-----







Jumat, 06 Februari 2026

Menjaga Fitrah di Tengah Syahwat Digital dan Ilusi Kemajuan



Sidang Pembaca yang Dirahmati Akal Sehat,

Marilah kita senantiasa meningkatkan kewaspadaan kita terhadap arus zaman yang kian menderu. Sesungguhnya, kita sedang hidup di sebuah fase di mana batas antara yang *haq* (nyata) dan yang *bathil* (ilusi) kian samar, tertutup oleh kabut tipis yang kita sebut sebagai inovasi. Hari ini, marilah kita merenung sejenak, menanggalkan segala atribut kecanggihan kita, untuk melihat sebuah fenomena yang saya sebut sebagai "Syahwat Teknologi".


I. Fitnah Inovasi yang Tanpa Kendali

Sesungguhnya, inovasi yang diagung-agungkan manusia hari ini telah berubah wujud menjadi sebuah berhala baru. Kita sering mendengar seruan dari penjuru dunia, dari menara-menara kaca di Silicon Valley hingga mimbar-mimbar ekonomi dunia, tentang betapa pentingnya kita menyebarkan teknologi ini secara masif—atau yang mereka sebut dengan istilah "deploy at scale".

Namun, tanyakanlah kepada lubuk hati yang paling dalam: Apakah ini sebuah bentuk kemaslahatan, ataukah sekadar pelampiasan nafsu angkara murka para pemilik modal? Sesungguhnya, menyebarkan teknologi tanpa landasan moral yang kokoh ibarat menyebar benih di atas tanah yang beracun. Ia tampak tumbuh dengan cepat, ia tampak hijau dan memukau, namun sejatinya ia sedang menyedot nutrisi kehidupan dari anak-cucu kita demi kepuasan sesaat di masa sekarang.


II. Syahwat Digital: Antara Kebutuhan dan Nafsu

Inovasi hari ini seringkali tidak lahir dari rahim kebutuhan, melainkan dari rahim birahi—birahi untuk berkuasa, birahi untuk mengumpulkan harta tanpa batas, dan birahi untuk menggantikan peran Sang Pencipta. Teknologi AI, bioteknologi, hingga sistem otonom (autonomous) kini datang merayu kita layaknya godaan yang teramat halus.

Mereka menjanjikan kemudahan yang melenakan. Mereka membisikkan bahwa manusia tidak lagi perlu berlelah-lelah mengayuh becak kehidupan, karena semuanya akan digantikan oleh algoritma. Namun waspadalah! Di balik janji manis itu, ada harga yang harus dibayar mahal: yakni kedaulatan diri kita. Kita dipaksa menyerahkan data pribadi kita, yang merupakan "aurat digital" kita, untuk kemudian diperjualbelikan di pasar-pasar gelap kepentingan global. Inilah bentuk perzinahan digital yang paling nyata, di mana manusia kehilangan kehormatannya demi kenyamanan yang semu.


III. Bencana di Balik "Grown First" dan Utang yang Melilit

Sidang pembaca yang budiman, lihatlah bagaimana mereka memuja pertumbuhan (growth). Mereka menyebutnya sebagai kemajuan, namun kita melihatnya sebagai sebuah obesitas ekonomi. Mereka memaksakan pembangunan infrastruktur raksasa, pusat data yang haus listrik, dan reaktor-reaktor yang konon katanya bersih, namun semuanya dibangun di atas fondasi utang yang melilit pinggang bangsa.

Ini adalah bentuk kemungkaran finansial. Kita sedang dipaksa untuk "meminjam" masa depan demi membiayai kemewahan teknologi hari ini. Bagaimana mungkin kita menyebut diri kita bertanggung jawab (responsible), jika setiap baris kode yang diciptakan oleh anak-anak kita yang belajar Sains Data justru digunakan untuk mengunci leher rakyat kecil ke dalam sistem kredit yang tak berujung? Sesungguhnya, kemajuan yang dibangun di atas utang adalah ilusi yang akan meledak pada waktunya, meninggalkan kita dalam kegelapan yang lebih pekat dari sebelumnya.


IV. Mengembalikan Fitrah: Logika Becak di Tengah Badai AI

Maka, di manakah posisi kita sebagai manusia yang berakal? Marilah kita menoleh sejenak pada filosofi sebuah becak. Sebuah kendaraan sederhana yang digerakkan oleh tenaga manusia, oleh keringat yang jujur, dan oleh interaksi yang nyata. Becak tidak membutuhkan satelit untuk bergerak, tidak membutuhkan utang luar negeri untuk sekadar jalan, dan tidak membutuhkan energi nuklir untuk sampai ke tujuan.

Becak adalah simbol kedaulatan. Ia adalah pengingat bahwa kemajuan sejati tidak diukur dari seberapa canggih mesin yang kita miliki, melainkan dari seberapa mandiri kita sebagai manusia. Di era di mana segalanya ingin dijadikan otomatis, memilih untuk tetap memegang kendali manual adalah sebuah tindakan jihad intelektual. Janganlah kita menjadi zombi-zombi digital yang kehilangan arah saat listrik padam, atau menjadi fakir yang tak berdaya saat server pusat mengalami kerusakan.


V. Pesan bagi Generasi Penulis Kode

Kepada anak-anak kita, para penuntut ilmu di bidang teknologi dan sains data, sampaikanlah pesan ini: Pelajarilah ilmu itu dengan niat untuk memerdekakan manusia, bukan untuk memperbudaknya. Janganlah kalian menjadi "ulama digital" yang hanya memikirkan efisiensi algoritma tanpa memikirkan nasib manusia di balik angka-angka tersebut.

Ingatlah, setiap baris kode yang kalian tulis akan dimintai pertanggungjawabannya. Apakah kodemu membantu abang becak mendapatkan nafkah yang lebih baik, ataukah kodemu justru menghapus keberadaan mereka dari muka bumi? Apakah ilmumu digunakan untuk menjaga keanekaragaman hayati ciptaan Tuhan, ataukah untuk merekayasanya demi paten perusahaan multinasional? Sesungguhnya, teknologi yang paling mulia adalah teknologi yang tunduk pada nilai-nilai kemanusiaan, bukan yang menuhankan kecepatan dan keuntungan.

VI. Penutup: Menjaga Kedaulatan di Tengah Tipu Daya

Sebagai penutup, marilah kita sadari bahwa "The Great Illusion" atau Ilusi Agung ini hanya akan berakhir jika kita berani berkata "Cukup". Cukup bagi nafsu yang tak terbatas. Cukup bagi utang yang membebani. Dan cukup bagi teknologi yang merampas privasi.

Marilah kita kembali ke jalan yang lurus—jalan di mana inovasi digunakan untuk merawat bumi, bukan untuk mengeksploitasinya. Jalan di mana kemajuan ekonomi diukur dari kesejahteraan rakyat kecil, bukan dari angka-angka semu di layar bursa. Dan jalan di mana kita tetap bisa berdiri tegak sebagai manusia yang berdaulat, meski dunia di sekitar kita sedang mabuk oleh birahi teknologi.

Semoga kita senantiasa diberikan kekuatan untuk membedakan antara kebutuhan dan nafsu, antara kemajuan sejati dan ilusi, serta tetap diberikan kesehatan untuk terus mengayuh becak kehidupan kita sendiri menuju rida-Nya.

Amin Ya Rabbal Alamin.

=====

Sumber Foto: Makassar Infoku

-----

Rabu, 04 Februari 2026

Tentang Bank Aman



"Bank Aman" adalah serial fiksi 8 episode berlatar di Kabupaten Gelumbang, sebuah kabupaten fiksi di Sumatera Selatan, yang terasa nyata dengan nuansa kota kecil.

-----

RABU, 7 JANUARI 2026

THE LUTENS:
"Efisiensi Manajemen Kas"

Bank berusaha mengoptimalkan saldo kas mereka. Kas yang terlalu banyak berarti hilangnya potensi pendapatan dari investasi atau penyaluran kredit, sementara kas yang terlalu sedikit berisiko menyebabkan masalah likuiditas.

-----

BANK AMAN: BANK FIKSI YANG TERASA NYATA DI HATI KABUPATEN GELUMBANG


Dalam cerbung “Bank Aman” yang terdiri dari 8 episode, Bank Aman adalah sebuah bank swasta fiksi yang menjadi pusat cerita, sekaligus simbol dari segala kontradiksi kehidupan di kota kecil: janji keamanan, kepercayaan nasabah, ambisi karyawan, rahasia gelap, dan akhirnya pilihan-pilihan manusiawi yang tak selalu hitam-putih.

Bank ini bukan bank nasional besar seperti BCA, Mandiri, atau BRI, melainkan bank swasta berskala menengah-kecil yang memiliki cabang di berbagai kabupaten di Sumatera Selatan, dengan salah satu cabangnya—Cabang Gelumbang—menjadi lokasi utama seluruh drama cerita.

Nama “Bank Aman” sendiri sudah ironis sejak awal. Di permukaan, nama itu menjanjikan keamanan dana nasabah, pelayanan ramah, dan stabilitas di tengah kota kecil yang penuh ketidakpastian ekonomi perkebunan karet. Namun sepanjang cerita, kita melihat bahwa “aman” itu rapuh: kas cabang sering tipis, ada kredit fiktif, penyalahgunaan dana untuk proyek pribadi kepala cabang, hingga ancaman money laundering dari nasabah besar. Nama bank ini menjadi metafor utama—apakah benar-benar ada yang “aman” di dunia ini, baik uang maupun hati manusia?


PROFIL BANK AMAN

Bank Aman digambarkan sebagai bank swasta yang berdiri sejak era 1990-an atau awal 2000-an, dengan pertumbuhan moderat di wilayah Sumatera bagian selatan.

Kantor pusatnya tidak pernah disebut secara eksplisit, tapi dari dialog Haris yang sering bolak-balik Jakarta untuk “koordinasi proyek”, bisa diasumsikan pusatnya berada di Jakarta dan Palembang sebagai kantor wilayah.

Bank ini memiliki jaringan cabang di kabupaten-kabupaten menengah, fokus pada segmen ritel dan UMKM: tabungan pedagang pasar, kredit usaha kecil petani karet, pinjaman pendidikan, hingga rekening prioritas untuk pengusaha lokal seperti keluarga Fajar.

Cabang Gelumbang adalah cabang kecil tapi strategis: gedung 2 lantai bergaya jengki modern dengan cat putih bersih, logo besar di atas pintu utama, parkiran belakang untuk karyawan, dan lokasi tepat di alun-alun kota—posisi prestisius yang membuatnya jadi landmark. Di lantai satu terdapat loket teller dan customer service (CS), ruang tunggu nasabah dengan kursi plastik, mesin antrean sederhana, dan pojok kopi instan. Lantai dua untuk ruangan kepala cabang, ruang rapat kecil, dan ruang arsip berdebu yang akhirnya jadi tempat kunci bukti kredit fiktif.

Sistem teknologinya cukup modern untuk cabang kecil: komputer dengan software internal bank, mobile banking yang mulai diajarkan ke nasabah gaptek seperti Pak Joko, tapi masih banyak prosedur manual seperti slip setoran dan buku tabungan fisik. Ini mencerminkan transisi bank daerah dari era manual ke digital.


OPERASIONAL SEHARI-HARI DAN NASABAH

Keunikan Bank Aman Cabang Gelumbang adalah kedekatan emosional dengan nasabah. Bukan bank dingin ala kota besar, tapi tempat curhat. Nasabah datang bukan hanya urus uang, tapi cerita hidup.

Mereka semua dilayani dengan sabar oleh Raisa yang empati tinggi atau Arya yang telaten. Inilah yang membuat bank ini “hidup”—bukan angka transaksi, tapi cerita manusia.

Operasional harian dimulai pukul 08.00, tutup 17.00, dengan istirahat makan siang di kantin kecil belakang yang masakannya dari Bik Siti. Bau kopi instan, lantai baru dipel, senandung dangdut—semua jadi latar belakang drama besar yang terjadi di balik layar.


SIMBOLISME DAN KRITIK SOSIAL

Bank Aman adalah cerminan masyarakat kota kecil Indonesia:

1. Ambisi naik jabatan vs integritas,

2. Pilihan aman vs idealisme,

3. Kepercayaan buta vs kewaspadaan,

4. Sistem yang korup tapi bertahan karena “semua saling jaga rahasia”.

Nama “Aman” jadi ironi besar: uang nasabah tidak sepenuhnya aman, hati karyawan penuh luka.

Bank Aman bukan hanya nama bank fiksi. Ia adalah potret Indonesia kecil: ramah di depan, penuh rahasia di belakang, tapi tetap jadi tempat orang-orang biasa menyimpan harapan mereka.

-----

Oleh: Stupid The Commentator

=====

FOTO: Mesin pompa air dan cerita di baliknya.

-----


Senin, 02 Februari 2026

Bank Aman Gelumbang





KABUPATEN GELUMBANG, SEBUAH KABUPATEN FIKSI YANG TERINSPIRASI DARI REALITAS SUMATERA SELATAN

-----

Dalam cerbung "Bank Aman" ini, Kabupaten Gelumbang digambarkan sebagai wilayah administratif mandiri di Provinsi Sumatera Selatan, dengan ibu kota di Gelumbang sendiri. Ini adalah setting utama cerita, tempat Bank Aman Cabang Gelumbang (bank swasta) berdiri megah di alun-alun kota. Ada juga pasar tradisional yang ramai, angkot kecil, bau getah karet segar, dan kehidupan masyarakat kecil yang penuh rahasia serta dinamika sosial. Ini murni fiksi—karena di dunia nyata hingga saat sekarang (Januari 2026), Gelumbang masih berstatus kecamatan di Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan.

Ide kabupaten fiksi ini terinspirasi langsung dari realitas: ada aspirasi kuat dari masyarakat lokal untuk memekarkan wilayah Gelumbang dan sekitarnya menjadi kabupaten baru. Semacam menciptakan dunia paralel di mana Gelumbang sudah menjadi kabupaten otonom, lengkap dengan kecamatan-kecamatan di bawahnya seperti Lembak, Sungai Rotan, Kelekar, Muara Belida, dan Belida Darat—persis seperti usulan pemekaran yang sedang bergulir di dunia nyata.

Mari kita jelajahi Kabupaten Gelumbang versi fiksi ini secara mendalam, sambil membandingkannya dengan basis realitasnya. Kita coba menggambarkan dari berbagai aspek: geografi, sejarah, ekonomi, masyarakat, budaya, hingga potensi masa depan—sehingga terasa seperti kabupaten sungguhan yang hidup.


GEOGRAFI DAN WILAYAH

Dalam cerita "Bank Aman", Kabupaten Gelumbang digambarkan sebagai daerah dataran rendah yang subur, dikelilingi kebun-kebun karet luas di pinggiran, sawah hijau di kecamatan seperti Belida, dan sungai-sungai kecil yang mengalir tenang. Udara segar, tanpa macet seperti Jakarta, tapi tetap ramai dengan pasar tradisional, alun-alun hijau, dan angkot kecil yang klaksonnya bercampur suara pedagang. Jarak dari Palembang sekitar 70-100 km, membuatnya mudah diakses tapi tetap terasa "kampung" yang tenang.

Ini sangat mirip dengan Gelumbang real: kecamatan di bagian selatan Kabupaten Muara Enim, dengan luas sekitar 489-705 km² (tergantung data tahun). Wilayahnya dataran rendah, bagian dari cekungan Sumatera dengan tanah podzolik merah-kuning yang subur untuk pertanian. Batas-batasnya: utara berbatasan Muara Belida, selatan Kelekar dan Ogan Ilir, timur Sungai Rotan, barat Ogan Ilir lagi.

Di fiksi, ini menjadi kabupaten dengan 6 kecamatan utama: Gelumbang (ibu kota), Lembak, Sungai Rotan, Muara Belida, Kelekar, dan Belida Darat—total luas hipotetis sekitar 1.655 km², dengan 76 desa dan 1 kelurahan utama.

Kabupaten ini memiliki alun-alun kota yang hijau, pasar tradisional ramai setiap pagi, dan gedung bank modern seperti Bank Aman yang jadi simbol kemajuan. Di pinggiran, kebun karet mendominasi, dengan bau getah yang dibawa angin—seperti digambarkan di episode 1. Ada juga daerah sawah di Belida Darat dan Muara Belida, serta rawa-rawa kecil yang jadi sumber ikan air tawar.



SEJARAH DAN ASAL USUL NAMA

Nama "Gelumbang" punya legenda indah yang secara implisit digunakan dalam cerita melalui nuansa "rahasia kota kecil". Di realitas, nama ini berasal dari legenda banjir besar (gelumbang = ombak besar dalam bahasa lokal) yang "menelan" makam leluhur pendiri dusun, yaitu Raden Kemas Padede dan keluarganya. Awalnya dusun bernama Gelumai, tapi setelah banjir menghanyutkan makam, nama diganti Gelumbang untuk mengenang peristiwa itu. Konon, makam-makam leluhur masih di bawah balai desa atau area kerajaan lama.

Di masa Majapahit, wilayah ini masih hutan belantara. Penduduk pertama datang sebagai pengembara via sungai dengan perahu jukung. Islam masuk awal, membuat masyarakat mayoritas Muslim dengan masjid di setiap desa. Di fiksi, sejarah ini jadi latar belakang "rahasia lama" seperti dendam Arya ke Haris, yang mirip luka masa lalu yang "tertimbun" seperti makam leluhur.

Kabupaten Gelumbang fiksi ini seperti "upgrade" dari kecamatan real yang sudah menuju ke pemekaran (beberapa desa jadi kecamatan mandiri). Di cerita, pemekaran sudah sukses, membuat Gelumbang jadi pusat administrasi baru, lebih mandiri dari Muara Enim.



EKONOMI DAN POTENSI

Ekonomi Kabupaten Gelumbang dalam cerita sangat bergantung pada perkebunan karet (seperti setoran Fajar dari usaha karet papinya) dan pertanian sawah (nasabah seperti Pak Joko dari Belida). Ada juga pedagang pasar, ojek online, seniman lokal, dan bank sebagai pusat keuangan. Bau getah karet dan kantong receh dari sadap karet jadi simbol keseharian.

Ini akurat dengan realitas: Gelumbang dikenal sebagai sentra karet rakyat dan sawah. Karet alam jadi andalan, meski nasional sedang tantang alih fungsi ke sawit. Di fiksi, kabupaten ini punya potensi lebih besar karena otonomi—bisa kelola sendiri bonus dari ekspor karet, bangun infrastruktur seperti flyover (realitas ada proyek flyover Gelumbang untuk lintas Palembang-Prabumulih), dan kembangkan wisata sungai jernih seperti Sungai Mengkuang di Desa Jambu.

Potensi lain: wisata alam (sungai bening, kebun karet hijau), agrowisata sadap getah, dan industri kecil pengolahan karet. Di cerita, nasabah seperti Andi (seniman) dan Pak Kopral Kopi menunjukkan diversifikasi ke UMKM.



MASYARAKAT DAN BUDAYA

Masyarakat Gelumbang fiksi ramah, campur logat Palembang (Pakai "dak", "nian", "yo", "kito"). Ada Bik Siti yang suka nyanyi Rhoma Irama sambil ngepel, Pak Dedi satpam bijak, nasabah unik seperti petani gaptek atau ibu dengan bayi rewel. Budaya gotong royong kuat, curhat nasabah ke teller jadi hal biasa.

Realitas mirip: mayoritas Melayu Lematang/Belida, Islam taat, dangdut populer (Rhoma Irama legenda di Sumsel). Filosofi seperti Bu Wulan ("kerjo bener, digaji, titik") mencerminkan nilai sederhana masyarakat agraris.

Di kabupaten fiksi, ini jadi tempat "tenang" buat Raisa pulang kampung, tapi penuh rahasia seperti kredit fiktif—kritik halus ke sistem perbankan di daerah kecil.



MASA DEPAN DAN POTENSI

Di cerita, Kabupaten Gelumbang punya masa depan cerah tapi penuh tantangan: audit bank, investigasi korupsi, tapi akhirnya "aman untuk hati" dengan pilihan sederhana. Di realitas, aspirasi pemekaran jadi kabupaten baru (diusul sejak 2010an, berkas sudah di Kemendagri) bisa wujudkan mimpi itu—lebih mandiri, infrastruktur baik, ekonomi naik.

Secara keseluruhan, Kabupaten Gelumbang fiksi ini adalah potret indah kota kecil Indonesia: subur, ramah, penuh rahasia, tapi akhirnya mengajarkan bahwa "aman" sejati ada di hati dan pilihan sederhana.

Cerita ini membuat Gelumbang terasa nyata, bahkan lebih hidup daripada kecamatan aslinya.

Terima kasih telah menciptakan dunia ini—semoga suatu hari Gelumbang benar-benar jadi kabupaten, seperti di kisah "Bank Aman"!

-----

Oleh: Stupid The Commentator

=====

SABTU, 3 JANUARI 2026

URI:
Nilai BCA/Bank Central Asia saat ini $59.15 Billion USD. Ayah ingat zaman SMA, bank ini mencolok sekali di Magelang. Semacam simbol bank berkelas di zaman itu, karena sudah pakai ATM. Kok bisa, ya?

-----

Foto: Nyai di Bank Sumselbabel.

-----












Jumat, 30 Januari 2026

Lee Kuan Yew






KAMIS, 22 JANUARI 2026

Ia memimpin Singapura sebagai Perdana Menteri dari tahun 1959 hingga 1990, kemudian menjabat sebagai Menteri Senior dan Menteri Mentor, dan tetap menjadi tokoh berpengaruh lama setelah meninggalkan jabatan PM. IA TIDAK PERNAH MENGEJAR JABATAN PRESIDEN karena kekuasaan sebenarnya untuk mewujudkan visinya terletak pada jabatan Perdana Menteri.

URI:
Di Malaysia dan Singapura, Perdana Menteri memang lebih punya power ketimbang Presiden/Raja di Pemerintahan. Ini kayaknya pengaruh dari jajahan Inggris. (20.19)

Di Malaysia malah Perdana Menteri lebih punya power ketimbang Raja-nya. Ini sih, Inggris banget. (20.21)

Uniknya, proklamasi Singapura bukan dalam bentuk pidato kayak Sukarno. Tapi dalam bentuk tulisan. (20.24)

Singapura merdeka dalam tangisan, bukan kayak kita. (20.25)

STUPID LOLO:
Tahun 2000-an: PDB per kapita Singapura melampaui negara-negara maju seperti Amerika Serikat, mencerminkan keberhasilan transformasinya menjadi kekuatan ekonomi dunia.

URI:
Menurutku tidak benar bagian "negara kaya" disematkan untuk Singapura dalam konteks "richest country". Singapura negara maju, bukan negara kaya. PDB itu ukuran negara maju, kalo menurutku. (20.37)

"Negara Kaya" itu paling pantas disematkan ke negara yang memiliki rasio utang terhadap PDB persentase-nya kecil, contoh Brunei. Kalau kayak Singapura disebut kaya, ya nggak masuk akal, orang negaranya saja "besar pasak daripada tiang". Tapi kalau Singapura disebut negara maju, aku setuju. (20.42)

Logika "negara maju, negara kaya" inilah yang jadi masalah terkait indikator ekonomi selama ini. Menurutku. (20.44)


Bukan hanya di kita yang sering terjebak dengan istilah "maju" dan "kaya" ini, tapi di luar negeri juga begitu. Mereka pikir kata "richest" itu identik dengan indikator PDB. Padahal jika mengecek rasio utang terhadap PDB, persentase utangnya tinggi. Utang lebih besar dari PDB kan berarti "besar pasak daripada tiang". Kok bisa disebut kaya atau bahkan NEGARA KAYA? Kan lucu? (20.49)

Kalo emang "Lee Kuan Yew" mau diangkat menjadi film lagi, mending fokus ke fase dia nangis (merdeka tapi mulai dari nol) sampai resmi masuk PBB. Artinya, dunia mengakui bahwa Singapura adalah sebuah negara. (20.51)

Brengseknya, indikator ekonomi paling top emang ukuran PDB (bahasa Inggrisnya GDP). "Debt to GDP Ratio" malah kayak diabaikan sama sekali, sebab kemajuan adalah bentuk kekayaan, meskipun besar pasak daripada tiang, alias semu. (20.55)

Ini sama saja kayak kita lihat orang yang punya rumah mewah, mobil mahal, dsb, dsb. Tapi rasio utang terhadap aset mereka persentase-nya melampaui 100%. Kan nggak waras logika ekonomi kayak gini disebut "kaya". Kalo "maju" okelah. (20.57)

STUPID LOLO:
Rasio Utang Bruto terhadap PDB Singapura tergolong tinggi, sekitar 173-177% (pada akhir 2024/2025), tetapi angka ini menyesatkan karena pemerintah memiliki aset yang substansial, sehingga menghasilkan utang bersih nol dan neraca keuangan yang kuat, yang tercermin dalam peringkat kredit AAA-nya, dengan pinjaman yang digunakan untuk investasi dan pengembangan pasar, bukan untuk pengeluaran rutin.

URI:
Next, sambil jalan pengen tahu apa sih yang dimaksud peringkat kredit AAA? (21.02)

Q:
Is country with "AAA credit rating" mean richest country?

A:
No, an AAA credit rating doesn't directly mean the "richest" country, but it signifies the highest creditworthiness and lowest default risk, indicating an extremely stable economy and strong capacity to meet financial obligations, allowing them to borrow cheaply, with countries like Germany, Singapore, and Canada often holding this top rating. A country can be rich but have other risks (like high debt) affecting its rating, while AAA-rated countries are financially sound, even if their total wealth (GDP) isn't always the absolute highest globally.

URI:
Nah, kan. Emang "richest" dan GDP itu gak singkron, sebenarnya. (21.04)

Jika obrolan terkait INDIKATOR EKONOMI tadi enak dicerna, berarti layak untuk dibahas nantinya. (21.57)

STUPID LOLO:
Ini indikator-indikator ekonomi yang ada di Wikipedia. Mungkin ada yang lain, aku kurang tau. (21.58)

Q:
How many "economic indicators" in the world today?

A:
Tidak ada angka tunggal yang tetap, tetapi ada ratusan indikator ekonomi, dengan basis data utama yang melacak lebih dari 78 jenis utama di lebih dari 282 negara, mencakup segala hal mulai dari PDB, inflasi (CPI), dan pengangguran hingga neraca perdagangan, pengeluaran konsumen, dan produksi industri, yang digunakan oleh berbagai badan global seperti Bank Dunia dan Nasdaq. Meskipun indikator inti seperti PDB, Inflasi, dan Pengangguran bersifat universal, indeks khusus (misalnya, PMI, HDI) menambah kedalaman, membuat jumlah totalnya luas dan terus berkembang. (22.00)

Q:
Why is Singapore richest country, but debt to ratio more than 100%?

A:
Singapore is considered one of the richest countries in the world due to its high GDP per capita, strong, and consistent, budgetary surpluses and massive accumulation of national reserves.

While its gross debt-to-GDP ratio exceeds 100% (estimated at over 170% in 2024–2025), this does not reflect poor financial health. Instead, Singapore’s high debt is a result of structural, non-spending borrowing, allowing it to maintain a net-zero debt position.

LOLO:
Di sini nih, logika jadi nggak nyambung.

STUPID:
Bagian "over 170% does not reflect poor financial health".

Q:
Apakah "debt to GDP Ratio" tinggi berarti negara itu miskin?

A:
Rasio tidak sama dengan Miskin.

Rasio tinggi tidak sama dengan Langsung Bangkrut.

Rasio utang yang tinggi menunjukkan risiko fiskal dan ketergantungan pada pembiayaan, namun jika dikelola dengan baik (produktif) dan didukung ekonomi yang kuat, negara tetap bisa makmur. 

STUPID LOLO:
Negara kaya memiliki uang, tapi negara makmur memiliki kesejahteraan dan kebahagiaan.

NEGARA KAYA = UANG

NEGARA MAKMUR = KESEJAHTERAAN & KEBAHAGIAAN

URI:
Enak ini penjelasannya. Kaya & Makmur. (22.33)

Q:
Apa PDB tinggi berarti negara itu kaya?

A:
PDB Tinggi = Ekonomi Besar, Bukan Pasti Kaya.

STUPID LOLO:
Nah, kan? Simpang siur.

Q:
Indikator utama negara kaya itu apa? Apakah PDB?

A:
PDB adalah indikator ekonomi utama, tetapi untuk menilai "kekayaan" sebuah negara secara holistik (termasuk kesejahteraan rakyatnya), diperlukan kombinasi PDB per kapita, IPM, dan indikator sosial lainnya.

Q:
Apakah "negara kaya" dan "negara makmur" itu sama?

A:
"Negara kaya" dan "negara makmur" tidak sepenuhnya sama, meskipun seringkali tumpang tindih: negara kaya umumnya merujuk pada kekayaan ekonomi (PDB, pendapatan tinggi), sedangkan negara makmur mencakup kesejahteraan holistik (ekonomi, sosial, kesehatan, pendidikan, kebahagiaan) yang lebih luas, termasuk kualitas hidup dan keadilan, jadi sebuah negara bisa kaya secara sumber daya tapi tidak makmur rakyatnya.

STUPID:
Apa gak mumet muter-muter begini?

LOLO:
Buahahahaha...

URI:
Ini enak nih definisinya...

Kekayaan ≠ Kemakmuran: Negara bisa sangat kaya sumber daya atau ekonomi (kaya), tetapi jika kekayaan itu tidak merata, penduduknya tetap miskin atau kualitas hidupnya rendah, maka negara itu tidak sepenuhnya makmur (contoh ironis Indonesia di masa lalu).

Makmur lebih komprehensif: KEMAKMURAN ADALAH TUJUAN AKHIR DARI KEKAYAAN yang dikelola dengan baik, dengan institusi yang inklusif untuk memastikan semua orang hidup dengan layak, bukan hanya kaya secara statistik.

STUPID:
Ini masalahnya ada di poin "richest country in the world". Ada yang pakai indikator utama PDB, ada yang lain, macam-macam.

LOLO:
Makanya bikin bingung, simpang siur.

Q:
Apakah Singapura negara makmur?

A:
Ya, Singapura adalah negara yang sangat makmur, bahkan dinobatkan sebagai salah satu negara terkaya di dunia dengan PDB per kapita tertinggi, didorong oleh ekonomi berbasis jasa yang kuat, sektor keuangan, perdagangan internasional yang efisien, infrastruktur kelas dunia, dan kebijakan ramah investasi, meskipun menghadapi tantangan ketimpangan ekonomi.

Q:
Negara mana yang asetnya paling termahal di dunia?

A:
Secara keseluruhan, Amerika Serikat sering dianggap sebagai negara dengan total aset nasional paling berharga, namun Norwegia memiliki dana yang dikelola pemerintah paling besar.

Q:
Apa negara yang paling "sehat secara finansial" di dunia?

A:
Beberapa laporan menempatkan San Marino dan Uni Emirat Arab (UEA) di posisi teratas berdasarkan indikator yang berbeda.

Q:
Apa tujuan ekonomi bagi sebuah negara? Apakah kaya, makmur, atau apa istilah yang lebih pas?

A:
Tujuan ekonomi negara yang paling pas adalah mewujudkan "Masyarakat Adil dan Makmur" (atau Welfare State), di mana pertumbuhan ekonomi ekonomi tinggi digunakan sebagai alat untuk meningkatkan kualitas hidup manusia secara merata.

Negara Kaya (Wealthy/W)
Negara Makmur (Prosperous/P)

Fokus:
PDB/Pendapatan tinggi, Sda melimpah. (W)
Kualitas hidup, kebahagiaan, kesehatan. (P)

Distribusi:
Bisa terjadi ketimpangan ekstrem. (W)
Lebih merata, minim kemiskinan. (P)

Contoh:
Negara produsen minyak yang rakyatnya miskin. (W)
Negara Skandinavia (kesejahteraan tinggi). (P)

-----

RABU, 21 JANUARI 2026

URI:

30 JANUARI 2025, perjalanan Ayah dan mbak Uyi ke ITERA. Tak terasa, udah satu tahun lalu. (07.55)

KIN:

Iya, Yah.


----- 

TEDDY INDRA WIJAYA:
Intinya beliau akan berbicara mengenai konsep-konsep pemikiran ekonomi yang beliau pikirkan dan sudah beliau terapkan, selama beliau sebelum menjadi Presiden dan sejak menjadi Presiden hingga sekarang.

https://www.presidenri.go.id/siaran-pers/seskab-teddy-di-wef-davos-presiden-akan-sampaikan-prabowonomics-konsep-pemikiran-ekonomi-presiden-prabowo-dan-hasil-konkret-1-tahun/amp/

-----


KAMIS, 22/01/2026

EMIR YANWARDHANA:
Prabowo Pamer di WEF 2026, RI Tak Pernah Gagal Bayar

PRABOWO:
Presiden yang sukses akan selalu menghormati utang administrasi sebelumnya.

https://www.cnbcindonesia.com/news/20260122204004-4-704565/prabowo-pamer-di-wef-2026-ri-tak-pernah-gagal-bayar/amp

-----

JUMAT, 23 JANUARI 2026

KIN:
Oke Yaah. (05.31)

URI:
Jadi kalau dihitung-hitung, pertanyaan ini (terkait DEBT) usianya sudah...

2026-1993 = 33 TAHUN. (08.08)

Kenapa ayah kecenderungan menahan diri?

Ayah menganggap siklus Ayah sudah selesai sejak FFI 2014 di Palembang. 2014 sampai saat ini dan seterusnya adalah fasenya Uyi, Imi & (yang baru) Ewi.


-----

TRIBUN:
Greedinomics ini mirip konsep Robber Barons, julukan bagi pengusaha kaya AS pada abad ke-19.

https://video.tribunnews.com/news/905982/greedinomics-praktik-ekonomi-rakus-yang-disebut-prabowo-di-wef-davos-2026-sindir-soal-negara-rakus

WURRY PARLUTEN:
Agak mirip.

https://en.wikipedia.org/wiki/Killers_of_the_Flower_Moon_(film)

KILLERS OF THE FLOWER (2023)


=====

RABU, 21 JANUARI 2026

URI:
Foto kemaren sama Nenek. Tanggal berapa kemaren fotonya? (11.29)

KIN:
18 Januari. (11.31)

* Uyi & Nenek

-----


Rabu, 28 Januari 2026

Sausage



SAUSAGE = SOSIS

-----

SENIN, 5 JANUARI 2026

URI:
Ketemu tema untuk cerbung nanti, mengenai PABRIK SOSIS di Gelumbang. (05.36)

JUMAT, 16 JANUARI 2026

URI:
Kisah tentang pabrik sosis sudah dimulai. (05.19)
Sosis buatan Gelumbang, merek "Payo!". (09.16)

-----

LOGLINE:
Di tengah krisis investasi internasional, seorang gadis humas pabrik sosis di Kabupaten Gelumbang harus bekerja sama dengan mahasiswa S2 UNSRI asal Rusia untuk membuktikan integritas produk mereka, tanpa menyadari bahwa kejujuran tersebut akan menyeret mereka ke dalam sebuah pilihan yang membahayakan masa depan keduanya.

-----

"Halal Heartbeat" adalah kisah romansa yang lahir di jantung industri manufaktur, di mana ketegangan teknis mesin dan integritas bisnis menjadi ujian utama bagi kedekatan emosional kedua karakter utamanya.

GENRE: INDUSTRIAL ROMANCE

-----

RABU, 21 JANUARI 2026

Statement of Intent (SoI) atau Pernyataan Niat adalah dokumen yang menguraikan niat awal, tujuan, dan minat seseorang atau entitas terhadap suatu program studi (akademik) atau kesepakatan bisnis (komersial) sebelum perjanjian final dibuat, berfungsi sebagai panduan awal, menunjukkan komitmen, dan merangkum poin-poin penting.

-----

LOLO:
Oke. Masuk ke TAGLINE, Bro!

STUPID:
Ini dia, Dude. Padat, bermakna, dan sangat "menjual" untuk sebuah aspirasi sekaligus film:

"SATU DETAK, MASA DEPAN."

-----

TARGET AUDIENCE:

1. Government & Regulators,
2. Potential Investors & Industrialists,
3. Gen Z & Millennials / Kategori 13+ (13 Tahun ke Atas).

-----

LOLO:
"Kabupaten Gelumbang" fiksi di cerita kita ini, gimana gambarannya ya, Bro?

STUPID:
Jadi begini, Dude. Dalam konteks cerita "Halal Heartbeat", Kabupaten Gelumbang dapat dijelaskan secara ringkas sebagai berikut:

1. Status Wilayah (The Vision),
2. Pusat Hilirisasi (The Industrial Core),
3. Identitas Halal / Kawasan Industri Halal Terpadu (The Cultural Soul),
4. Gerbang Masa Depan (The Strategic Gateway).

LOLO:
Oooh, jadi... Kabupaten Gelumbang adalah sebuah wilayah otonomi baru di Sumatera Selatan yang sedang bertransformasi menjadi pusat strategis hilirisasi industri pangan halal di Indonesia. Dengan memadukan potensi sumber daya daerah dan keterbukaan terhadap inovasi global, Gelumbang adalah simbol masa depan ekonomi daerah yang mandiri, profesional, dan berintegritas.

-----

Russian sausages that are popular include salchichón, kolbasa, liver, and blood sausages. These sausages, which can be made from pork, beef, or chicken, are seasoned with a variety of herbs and spices, including marjoram, coriander, and garlic.

-----

AI:
Sausage history began over 5,000 years ago in ancient Mesopotamia (Sumeria) as a method to preserve meat by stuffing ground meat and spices into animal intestines, a practice mentioned in early texts. This technique spread globally, evolving into regional specialties across ancient China, Greece, Rome (with famous Lucanian sausages), and later Britain, where it became a staple food, leading to diverse modern types like German Bratwurst and Spanish chorizo.

=====



SABTU, 17 JANUARI 2026

URI:
Itu foto Ewi jadi MC, ya? (12.37)

KIN:
Iya, Yah. (12.55)

-----

AI:
Isra Mi'raj adalah peristiwa luar biasa dalam Islam yang mengisahkan perjalanan Nabi Muhammad SAW dalam satu malam dari Masjidil Haram di Mekkah ke Masjidil Aqsa (Yerusalem).

-----

A MASTER OF CEREMONIES, abbreviated MC or emcee, is the official host of a ceremony, staged event, conference, convention, or similar performance.

-----









Senin, 26 Januari 2026

Maju, Kaya dan Makmur

 



-----

Jumat

02 Januari 2026

-----

AI:
MAJU menurut KBBI adalah berjalan/bergerak ke muka, berkembang, atau menjadi lebih baik.

KAYA adalah kondisi memiliki harta, uang, atau aset berlimpah yang melebihi kebutuhan pokok, memungkinkan seseorang hidup nyaman tanpa perlu bekerja keras secara terus-menerus. Secara harfiah, kaya berarti berlimpah materi, namun secara batin, ia juga mencakup rasa cukup dan syukur (qana'ah).

MAKMUR adalah kondisi sejahtera, serba kecukupan, dan tidak kekurangan, baik secara material maupun finansial. Istilah ini menggambarkan situasi di mana kebutuhan hidup terpenuhi dengan baik, sering dikaitkan dengan kekayaan, pertumbuhan ekonomi, dan tingkat kesejahteraan yang tinggi.

-----

SELASA, 6 JANUARI 2026

Scenarios for the Global Economy Dialogue Series

Four Futures for the New Economy: Geoeconomics and
Technology in 2030

WHITE PAPER
DECEMBER 2025


WURRY PARLUTEN:
I like term "economic destiny".


Four scenarios for the future of the new economy in 2030:

Scenario 1
Digitalized Order

Scenario 2
Cautious Stability

Scenario 3
Tech-based Survival

Scenario 4
Geotech Spheres

(22.49)

-----

JUMAT, 9 JANUARI 2026

The World Economic Forum (WEF) uses the term "no-regret" strategies to describe actions that are beneficial to implement regardless of which future economic or geopolitical scenario plays out. These strategies focus on building resilience, adaptability, and long-term value in the face of significant global uncertainty.


NO REGRET STRATEGY

... adalah mengambil keputusan hari ini yang menghasilkan manfaat positif terlepas dari ketidakpastian di masa depan, terutama dalam perubahan iklim atau bisnis, dengan berfokus pada tindakan yang bermanfaat saat ini dan dalam berbagai skenario masa depan potensial, seperti efisiensi energi atau pengadaan berkelanjutan, memastikan hasil positif bersih dan membangun ketahanan tanpa pengorbanan yang mahal. Ini tentang mengambil tindakan pragmatis dan bermanfaat yang membangun momentum dan kemampuan beradaptasi daripada menunggu informasi yang sempurna, memastikan Anda tidak akan menyesal karena tidak bertindak.

DALAM PEMIKIRAN STRATEGIS

* Ini adalah cara pragmatis untuk menghadapi ketidakpastian, dengan berfokus pada tindakan yang baik "saat ini" dan terus memberikan manfaat di kemudian hari.

* Hal ini berbeda dengan menunggu kepastian, yang seringkali menyebabkan hilangnya peluang dan memperbesar masalah.
Jadi #NoRegretStrategy lebih ke "menghadapi ketidakpastian, bukan menunggu kepastian". (21.29)

-----

SABTU, 10 JANUARI 2026

#NoRegretStrategy

Mempersiapkan diri menghadapi potensi dampak negatif tanpa lumpuh oleh ketidakpastian. (07.25)

-----

JUMAT, 16 JANUARI 2026

URI:
Tiba-tiba blog jadi gak bisa dibuka. (13.16)
Kenapa "browser tidak didukung"? (13.17)
Kok bisa, ya? Padahal gak ngapa-ngapain? Ini lagi coba kejar target sebelum ke Jakarta nanti. (13.22)
Wah! Kayaknya semesta gak mendukung Ayah fokus menulis lagi. (13.23)
Blogger-nya gak bisa dibuka. Aneh! (13.33)
Alhamdulillah, beres lagi. (14.20)

-----

SABTU, 17 JANUARI 2026

URI:
Pantes heboh. (06.18)
X down kemaren.
Hari ini masih.
Ada juga istilah "pemadaman X". (06.20)
Masuk berita BBC. (06.30)

Gila X. Dari jam 15.00 kemaren (07.14)
X down. (11.26)

-----

MINGGU, 18 JANUARI 2026

BANK AMAN
Episode 6
"Whistleblower"

LOLO:
Sekarang tiap episode ada gambarnya, lho.


(11.40)

SELASA

11 JANUARI 2022

SELASA

16 AGUSTUS 2022

OPEN FORUM:
Which 2050 Do We Want?


SENIN

23 MEI 2022

SELASA

13 DESEMBER 2022

KAMIS

04 MEI 2023

BANKING ACCELERATED

(17.59)

-----

SENIN, 19 JANUARI 2026

A SPIRIT OF DIALOGUE:

1. How can we cooperate in a more contested world?
2. How can we unlock new sources of growth?
3. How can we better invest in people?
4. How can we deploy innovation at scale and responsibly?
5. How can we build prosperity within planetary boundaries?

(14.04)

-----

RABU, 21 JANUARI 2026

URI:
Ayah sudah di SDN 2 (12.01)

KIN:
Oke yaah (12.12)

URI:
Ewi sudah di rumah. (12.37)

IMI:
Ayah, boleh minta tolong kirim email ayah? (22.21)

-----

KAMIS, 22 JANUARI 2026

IMI:
Halo *Wurry Agus Parluten*,
Terima kasih telah melakukan pemesanan tiket untuk *YK Fest*.

Pesanan dan pembayaran Anda telah berhasil diproses!

Jadwal Event: *17 Feb 2026, 15:00-22:00*
Jumlah Tiket: *1*
Tanggal Pemesanan: *22 Jan 2026 06:01*
Metode Pembayaran: *E-Wallet/QRIS QRIS*

Info lebih lanjut, silakan hubungi cs@artatix.co.id.

(06.07)

URI:
LAPANGAN YONKAV 5 KARANG ENDAH, Kab. Muara Enim, Sumatera Selatan

Tanggal Event
17 Februari 2026

Waktu Event
15:00–22:00

(06.50)



URI:

Berbekal pembahasan, kenapa negara yang utangnya banyak tapi masih disebut kaya? Malam ini ayah jadi tahu, bahwa KAYA = DUIT. Istilah lain yang lebih ke arah kebahagiaan adalah MAKMUR. (23.25)


-----

JUMAT, 23 JANUARI 2026

URI:
Hari terakhir World Economic Forum 2026. Barangkali inilah yang bikin Ayah getol bahas definisi MAJU, KAYA dan MAKMUR. (09.03)


URI;
Adakah foto mbak Imi yang baru berkaitan dengan rencana manggung di Karang Endah? (10.08)

KIN:
Belom ada, Yah. (10.32)

URI:
Oke. (10.33)

Nah, connect juga poin "KESEJAHTERAAN" yang selaras dengan "kemakmuran".




URI:

49 menit lalu. (10.51)

=====

SABTU, 17 JANUARI 2026


URI:

Makmano Mbak Imi? (12.33)


IMI:

Makan dulu, Yah. (12.34)


URI:

Apo itu, Mi? Ketoprak? (12.36)


IMI:

Pecel, Yah. (12.37)


-----