Jumat, 30 Oktober 2026

SOLITUDE

 



---

SABTU, 26 SEPTEMBER 2026

KIN:
Halooo assalamu'alaikum...
Selamat pagi... (05.04)

UYI:
Haii pagi ibuku. Wa'alaikumussalam (05.29)

URI:
Halo. Ayah mau jalan2 ke pasar Singosari (06.20)

KIN:
Cari sarapan? (06.21)

URI:
Iya (06.25)
Di Singosari udah ada matahari tapi masih dingin. (06.27)

KIN:
Brr (06.28)

URI:
Ora ketemu lupis Ning jajanan pasar? Nengdi yo? (06.36)

KIN:
Yo opo (06.37)

URI:
Tuku pukis gangsal ewu, kalih (06.41)

URI:
Iki ketemu lupise. Gangsal ewu setunggal. Tuku papat (06.42)

UYI:
Air jahe, ceker mercon, tumis kacang panjang. Masakan pagi ini.

URI:
Sarapan Karo Kakek (06.55)

URI:
Gimana Khabar2i? (15.09)

UYI:
Aku di kontrakan Bandar Lampung, imi di tempat kawan Yah. Ibu sama ewi ceklist satu. Keknya ga ada jaringan. Apa mati lampu di Gelumbang ya (15.18)

IMI:
Kayaknya ya mbak (15.23)

URI:
Walah. Ayah kangen sama Ibu & Ewi (15.42)

UYI:
Aku jugaaa (15.54)
Huhuhu (15.55)

KIN:
Haai... Maaf di Gelumbang mati lampu, jadi... Yaah biasa gak ada sinyaaal😭 (16.25)

UYI:
Ternyata bener prediksi ku. Sampe jam berapa tadi Bu? (16.29)

KIN:
Ini baru hidup

UYI:
Walaahh. Dri pagi ya?

KIN:
Iya ternyata, dari jam 9 ibu lagi ngajar dan ekskul mewarnai (16.30)

IMI:
Pantess buu (16.34)
Mau ke kopceh (19.43)

KIN:
Okay (19.50)

URI:
Rame banget di Kajutangan, Malang. Kayak di Malioboro (20.37)

KIN:
Oyaa?

URI:
Iya. (20.49)
Sepanjang jalan ada berapa band tadi. Banyak (20.54)

URI:
Udah sampe Wijaya (22.35)

KIN:
Alhamdulillah (22.38)

URI:
Ongkos Patas AC berapa ya? Dari Malang ke Blitar? (22.56)

---

MINGGU, 27 SEPTEMBER 2026

URI:
Selamat pagi! (05.39)

IMI:
Pagii yahh (05.50)

URI:
Pagi! Mana yang lain? (06.08)

KIN:
Selamat pagi... Kami lagi siap2 mau kondangan (06.11)

IMI:
Mbak uyi baru sudah masak (06.31)

UYI:
Imi lagi bikin pancake (06.39)


URI:
Hehe... Ayah berjemur di Wijaya (07.47)

KIN:
Oke yaah (07.48)

> Ewi & Kikien Kinanthi

KIN:
Jam  berapa rencana berangkat yah?

URI:
Jam 8-9 ke Eyang Yanti. Nanti jam 10 jalan ke Arjosari (07.53)


KIN:
Okee



URI:
Ih bikin kangen (09.42)

UYI:
Ya Allah, tingginya Ewi (09.43)



KIN:
Halo kami sudah di rumah, habis ini mau liat2 ke MR. DIY Gelumbang hehehe (15.57)

UYI:
Mwehehehe (16.00)

UYI:
Diy buka

KIN:
Iyaaa

UYI:
Aku lagi buka lapak kreasi anak di sini. Mereka kuminta bawa kardus bekas.

KIN:
Wow... Mau dong nanti di spill (16.01)

UYI:
Belum pada Dateng, padahal kemarin nanyain huft.

UYI:
Aku nunggu sampe jam setengah 5, kalau belum pada datang, aku lanjut kerjaan lain (16.07)

KIN:
Okee (16.10)

KIN:
Haalooo apa kabar nyaa (18.34)

UYI:
Alhamdulillah baik ibu (19.25)

UYI:
Imi lagi persiapan masak nasgor

EWI:
wawww (19.26)

---

SELASA, 29 SEPTEMBER 2026

URI:
Kami lagi siap2 di Blitar (12.15)

KIN:
Oke yaah (12.21)

UYI:
Mau brgkt yaa? Tiati ayah dan kakek



IMI:
Waww. DIY (12.37)

URI:
DIY udah buka? (12.52)

KIN:
Sudah yah (13.22)

---

SABTU, 17 OKTOBER 2026

MACHINE LEARNING:
Ciri-ciri seseorang yang sering dikaitkan dalam pandangan populer atau mitos telah "menyatu" dengan jin atau mengalami gangguan/dicintai jin meliputi kebiasaan sehari-hari, kondisi psikologis, hingga gejala fisik.

• Suka begadang: Sering terjaga hingga larut malam tanpa alasan yang jelas.

• Suka menyendiri (menghalu): Lebih suka berdiam diri, melamun, atau hidup dalam khayalan.

• Malas berbaur: Menghindari keramaian dan tidak suka berinteraksi dengan lingkungan sekitar.

• Terlalu lama di kasur: Merasa paling nyaman hanya berbaring di tempat tidur atau rebahan sepanjang waktu.

• Menyukai tempat gelap: Lebih nyaman berada di ruangan yang sunyi dan gelap.

URI:
Pandangan psikologis atau medis menilai bahwa ciri-ciri seperti suka begadang, malas bersosialisasi, atau terlalu lama di kasur sebenarnya lebih sering merupakan tanda kelelahan mental, burnout, atau gejala depresi/kecemasan, bukan serta-merta akibat gangguan makhluk halus. (15.50)

URI:
* Night Owl (Burung Hantu): Sebutan kronotipe bagi orang yang secara biologis dan psikologis merasa lebih aktif, produktif, serta terjaga di malam hari dibandingkan pagi hari.

* Introvert: Tipe kepribadian di mana seseorang lebih mendapatkan energi dari waktu yang dihabiskan sendirian dan berfokus pada dunia internal mereka. Ada juga istilah "solitude", yang cenderung positif. Bahkan dalam tradisi tasawuf (spiritualitas Islam), praktik menyendiri ini memiliki tujuan spiritual yang mendalam dan biasanya dikenal dengan istilah khalwat atau uzlah.

* Sikap malas berbaur atau lebih suka menyendiri sering kali dianggap negatif, namun sebenarnya memiliki banyak sisi positif bagi kesehatan mental dan produktivitas.

* Bed rotting (atau sekadar lazy day) ternyata berfungsi juga untuk memulihkan cadangan energi yang terkuras akibat kelelahan kronis (burnout).

* Di dalam ajaran Sufi, kegelapan tidak selalu bermakna buruk, melainkan sebuah fase spiritual yang mendalam.

* Valac (atau Valak) adalah sesosok iblis dalam demonologi Kristen yang tercatat dalam berbagai manuskrip sihir kuno, serta dikenal luas melalui waralaba film horor modern (The Conjuring). Pendekatan yang dipakai James Wan itu nyerempet nunsploitation, tapi di genre horor.


URI:
Poin psikologi dan medis, memakai metode sains. Sedang poin "ciri orang menyatu dengan jin" menggunakan pendekatan reliji. Mana yang benar?

Nggak ada yang pasti, mana yang benar. Yang Maha Benar itu Tuhan, atau Allah kalau di Islam. Selama masih manusia, celah kesalahan selalu ada.

Topik ini bisa menyatu pada poin "relationship between science and religion". Bisa juga saling bertentangan, kayak kisah Galileo dan konsep heliosentris. (16.16)

---

SENIN, 19 OKTOBER 2026

URI:
Selama almarhumah ibu sakit, saya menemukan 2 kata dalam bahasa Inggris yang menarik. Pertama, CURE. Kedua, yaitu HEAL.

Cure, ini jenis pengobatan yang lebih ke medis. Ya, kayak kita dikasih pil sama Dokter, atau disuntik sama Perawat, dsb.

Heal, ini sifatnya holistik (menyeluruh). Menjadi sulit ditelaah secara empiris sains (science), sebab termasuk model-model ruqyah (exorcism) dsb. Sulit dijelaskan secara keilmuan ala anak-anak kuliah, bagaimana bisa kekuatan do'a (efficacy of prayer) bisa menyembuhkan seseorang?

Ilmu kedokteran menyebut "heal" sebagai penyerta proses pengobatan. Sedang penganut kata "heal", menganggap bahwa "cure" itu sifatnya terlalu kaku dan fisik. Tapi untuk mempermudah jadinya begini...

* "Cure" lebih pas dengan apa yang disebut proses "pengobatan",

* Sedangkan "heal" adalah proses "kesembuhan". (10.06)

EYANG IND:

Heal adlah proses kesembuhan yg ada dlm diri yg sakit.
Apa benar isix:
Smngat u sembuh
Doa pastix
Ama ridho dng takdir
Sll berprasangka baik sm Allah.
Mungkin dng sakit dosa2 diampuni.
Apa itu ya mas bolang ?
(10.21)

URI:
Ini masuk kategori HEAL. Kadang yang mengukur seorang Pasien sembuh atau belum, ya Pasien itu sendiri. Dokter hanya membimbing (sebut saja) lewat pengobatan (CURE) agar sesuai prosedur dan bisa dipertanggungjawabkan secara ilmiah serta kode etik. (12.25)

EYANG IND:
Cure itu ikhtiyar (12.40)

URI:
"Ikhtiar" bisa masuk kategori "cure" dan "heal".

Aku baca ulang lagi, ternyata cure itu fokusnya ke mengatasi penyakit. Lebih ke medis, kayak kita rajin makan obat, dsb.

Sedangkan heal lebih bersifat alami. Kayak luka yang bisa sembuh sendiri, atau faktor emosional psikis. Jadi do'a, ruqyah, dsb masuk kategori heal karena ada faktor psikis. (13.24)

URI:
Mungkin begini x y...

HEAL = ROHANI = PSIKIS
CURE = JASMANI = MEDIS

(13.30)

EYANG IND:
πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘ (14.29)

---


MINGGU, 25 OKTOBER 2026


KIN:

Selamat pagiii. Hari ini adek Ewi mau pawai hari Santri (06.46)


IMI:

Pagiii. Woww, pawai di mana Bu? (06.49)


IMI:

Rute nya mana aja? (06.50)


KIN:

Dari Koramil, ke jalan Pipa, trus ke masjid Attaqwa (06.51)


IMI:

Mayan jauh yaa. Rame Bu? Semua TPA ya? (06.56)


KIN:

Makanya disuruh bawa minum dan kipas hehehemm. Sepertinya sih rame mbak. (06.58)


IMI:

Wahahaha, bawa 2 kipas (07.10)

Semangat semangat. Awas pegal kaki (07.11)


KIN:

🀭 (07.52)




> Hari Santri Nasional 2026


IMI:

Ciput kuning ya? (08.04)


KIN:

Hihihi iyaaa... Ciput Nyai (08.07)


IMI:

Pantess wahahah (08.12)

Yel yel wii (08.23)


KIN:

🀣


IMI:

Tas hitam kesayangan (08.24)


KIN:

Hihi always (08.33)


IMI:

Baww. Lah sampe Yo? (09.01)


EWI:

Iyoo (09.05)


KIN:

Rame gak dek? (09.06)


EWI:

Rame (09.07)


KIN:

Iya ya. Ibu nyuci piring dulu ya (09.10)


IMI:

Kamu dak tampil wi? (09.38)


KIN:

Laen... Adek udah senior (09.39) 

Itu yang tampil adek2 kelas (09.40)


IMI:

Walahhh. Udah kating ya (09.47)


KIN:

Iyaaa🀭 (09.56)


---


MINGGU, 25 OKTOBER 2026

MBAH TIM:
Assalamualaikum wr wb... Monggo persiapan menunaikan ibadah sholat ashar berjamaah di masjid atau mushola terdekat πŸ™πŸ™ (14.13)

URI:
Wa'alaikumsalam. Saya gak tepat waktu Ashar-nya, karena abis hadir di acara lamaran. Sendiri, bersama bapak2 termasuk Ketua RW setempat. (17.14)

MBAH BULEK:
Gak tepat waktu karna ada keg ora opo opo,...sampai rumah sung wudhuk.....sholat jgn tinggl kan sholat ... (17.32)

---

SENIN, 26 OKTOBER 2026

YAI:
Berbaktilah selagi orangtua masih ada. (08.52)

URI:
Waktu itu, usai operasi kolplokleisis, kondisi Ibuku tak juga membaik. Arah ke transplantasi rasanya tak bisa dihindarkan. Lucunya, di momen saya bersedia diambil hati (donor), pada malam itu juga Ibuku meninggal dunia. (16.40)

MBAH BULEK:
Sudah waktu nya di panggil... Semua rencana Allah pasti yg terbaik. Sakit melebur dosa surga tempat mu Yunda ku Aamiin 🀲 (17.25)

EYANG IND:
Tempat terbaik disisiNYA 🀲🏻 (17.28)

URI:
Amin YRA. Ibuku memang udah gak tahan dengan penderitaan akibat penyakitnya. (20.12)

URI:
Biar tuntas sebagai INFORMASI, untuk pembelajaran terkait penyakit Ibuku.

Dimulai dari "asites". Asites terjadi karena "sirosis", sirosis besar kemungkinan akibat "fatty liver". Ini terkait pola makan, dsb. Jadi, ibarat ada bagian dari pipa air di hati yang bocor maka terjadi asites (perut membesar berisi cairan).

Asites harus disedot. Tindakan sedot-nya disebut "parasentesis". Inilah yang bikin keluar-masuk rumah sakit. Sempat juga Ibuku operasi kolplokleisis, ini penurunan organ tubuh akibat tekanan air di dalam perut.

Satu-satunya opsi terbaik adalah transplantasi hati. Ini nggak main-main harganya, tembus milyaran.

Berdasarkan cerita Tante (di Medan) yang langsung telpon Kinanthi, semua bergantung kondisi si penderita, apalagi Ibuku sudah tua. Ini jadi catatan.

Tapi ada juga yang berhasil, seperti diceritakan operasi di Turki tadi. Si anak usia 17 tahun, Bapak 50-an, kalo gak salah. Karena setelah hati si anak diambil, hati itu akan tumbuh lagi dan kembali seperti semula.

Ada juga catatan jurnal medis dari Inggris, tapi masih tahap "uji medis". Jadi kayak ada suntikan, yang bikin hati bisa kembali seperti semula, cmiiw. Sayang di Indonesia belum ada info-nya. (20.51)

---

SELASA, 27 OKTOBER 2026

URI:
Oh ya, penyakit Ibuku sebelum meninggal dunia adalah SIROSIS HATI, mudahnya sering kita sebut LIVER. (01.23)

URI:
Balik lagi pembahasan sebelumnya tentang:

* CURE = JASMANI = MEDIS
* HEAL = ROHANI = PSIKIS

Pembahasan di atas berarti masuk kategori "cure". Nah, ada cerita menarik nih di poin "heal".

Suatu hari saat Ibuku rawat inap di RS, kami membahas seseorang yang baru saja meninggal di hari Jumat. Salah satu ada yang nyeplos, "bahwa meninggal di hari Jumat bagus, bla bla bla".

Masalahnya, sejak saat itu Ibuku bermasalah setiap malam Jumat. Ibuku sempat protes, karena aku mengatakan bahwa kapan meninggal itu urusan Allah, kita nggak tahu hari-nya. Ini berlangsung herminggu-minggu sampai kemudian aku bertanya dalam hati, "Apa iya meninggal di malam/hari Jumat itu berarti bagus?".


Searching lah aku, eh malah dapat catatan bahwa Muhammad SAW justru meninggal di hari Senin. Pikirku, "Rasulullah aja meninggalnya hari Senin, ini kok bikin semacam 'fatwa' yang nggak bener?". Aku menyimpulkan hal tersebut sebagai, 'terindikasi sesat'.

Tapi aku juga mencari, kenapa Ibuku kayak orang kerasukan begitu? Dari sisi "cure" disebut ENSEFALOPATI HEPATIKUM.

KESIMPULAN:
Kadang dalam proses komunikasi agama, kita suka melantur kemana-mana. Kalo di pembahasan ilmu komunikasi, disebut "bias information" atau kalau lebih parah sering kita sebut sebagai "hoaks".

MBAH TIM:
Assalamualaikum wr wb... Monggo persiapan menunaikan ibadah sholat magrib berjamaah di mushola atau masjid terdekat πŸ™πŸ™ (17.10)

URI:
Wa'alaikumsalam.

Nah, kan. Gara-gara bahas Ibuku, gigi palsu ku jadi patah sore ini.

Bulek Ind, sih.

Atau jangan-jangan ini yang disebut KUALAT, ya? Gigi palsu patah pas tadi ngupas mangga juga lho.

Hmmm...


MBAH BULEK:
Gk pp patah gigi nya Ryk,..kan palsu 😁🀭 yg penting gk yg asli (18.32)

MBAH TIM:
Sabaaarrr.... Tunggu bulan Besar entar tak pesenin yg kualat... πŸ˜πŸ‘πŸ™ (18.32)

EYANG IND:
Loh loh..tibak wes onok seng2 😁 (19.45)

URI:
πŸ€£πŸ˜‚πŸ˜… (19.45)

EYANG IND:
Wes onok seng ngowossss (19.47)

URI:
πŸ˜‚ (19.50)

---

SELASA, 27 OKTOBER 2026

URI:
Ayah coba instal tiket dot com. (20.02)

UYI:
Okai Yah

URI:
Wah lama. Butuh adaptasi dulu (20.05)
PLAN SUNGKEM AKHIR TAHUN... (20.26)

---



KAMIS, 29 OKTOBER 2026


KIN:

Adek hari ini ulangan harian (09.47)


UYI:

Wih semangat adekk Ewi. Semogaaa ujiannya lancar dan hasil nya yang terbaik (09.48)


KIN:

Aamiin (10.07)


URI:

Ibu jemput Ewi, kan? (10.23)


KIN: 

Iya yah


URI:

Tapi Ewi balek cepat dak, Buk? (10.30)


KIN:

Idak yah, itu ulangan harian (10.46)


===

MACHINE LEARNING:
Solitude dalam bahasa Indonesia berarti kesendirian. Secara psikologis, solitude adalah keadaan menyendiri secara fisik yang dipilih secara sadar dan dinikmati dengan penuh kedamaian, bukan karena terpaksa.

SOLITUDE = KESENDIRIAN POSITIF

LONELINESS = KESEPIAN NEGATIF

---

















Rabu, 28 Oktober 2026

TORI




* Uyi di Taman (27 September 2026)

---

SENIN, 28 SEPTEMBER 2026

KIN:
Semoga lancar urusan kita semua ya Aamiin... πŸ™πŸΌπŸ˜˜πŸ˜˜ (08.15)

UYI:
Tadi ngasprak (17.56)





URI:
Ditanya bulek Endah (17.58)

UYI:
Halo bulik (18.00)

---


SELASA, 29 SEPTEMBER 2026


UYI:

Hari ini aku dah antri bimbingan ternyata gagal lagi, saatnya pulang, ini lagi shalat ashar dulu (16.01)


KIN:

Bismillah semoga next tidak gagal mbaak (16.16)


UYI:

Aamiin, kemarin udah bimbingan sebenarnya. Jadi esok lagi aja. Semogaa revisinya dikit. Ini healing ditraktir seblak sama jekjek (16.44)



KIN:

Maaciw jekliin (16.47)


---








SABTU, 3 OKTOBER 2026

KIN:
Woke, met malming (18.41)

KIN:
Saatnya makan bekal (18.44)

UYI:
Enak bgt (18.46)
Blum mulai pdhl dah lper (18.47)

URI:
Manisnya senyum mbak satu ini (18.49)

UYI:
Omagaa makasih Ayah

---




MINGGU, 11 OKTOBER 2026 

KIN:
Haaloo apakabaar (09.31)

UYI:
Tori lagi mandi (09.36)

KIN:
Mbak mbaknya udah mandi juga belom? (09.48) 

IMI:
Baru aku Bu yang udah mandi (09.53)

URI:
Berapo cuci motor di Bandar Lampung?

> KIN:
Di sini juga belom pada mandi hehehe (10.26)

IMI:
18k yah (10.37)
18k itu yang paling bagus yah (10.38)

URI:
Kalo nanti kalian punya usaha, ayah kerja jadi anak buah kalian aja deh. (13.06)

UYI:
Bismillahirrahmanirrahim iya Yah, mohon doanya (13.12)

URI:
Asa Do'a...

* Uyi
* Imi
* Ewi

Amin YRA. (14.09)
Ayah antri Subsidi di SPBU (14.40)




UYI:
Akhirnya kesampaian foto sama iqbaal (19.21)

KIN:
Iqbaleee....

---

SENIN, 12 OKTOBER 2026

UYI:
Aku lagi mengajar les, nanti jam 1 bimbingan trus jam 3 ngasprak, terus jalan sore di embung rencananya, lalu jemput Imi deh (11.24)
Kami berdua puasa hari ini (11.25)

KIN:
Semangat mbaak... Semoga lancar ibadahnya yaa... Love you (11.26)

UYI:
Aamiin ya rabbal 'Aalamiin. Lovee youuu tooo ibu (11.27)

UYI:
Dah di tempat silvi, mau bimbingan. Bismillah. Jam 2 Bimbingan nya. (12.41)
Alhamdulillah selesai bimbingan lgsg ngasprak (16.05)






KIN:
Semangaat (16.06)

UYI:
Semangat semangat (16.13)

KIN:
Semangat sebentar lagi berbuka (16.16)

UYI:
Mau ambil salto, kalau ngga, ya mau perbaikan gizi di luar mwehe (16.17)

KIN:
Iyaa doong... (16.32)
Udah berbuka kah? (17.56)




IMI:
Masih di jalan bu.

IMI:
Alhamdulillah udah buka, baru sempat ngabarin (18.46)

URI:
πŸ‘

---

SELASA, 13 OKTOBER 2026

KIN:
Semangat pagiii (06.14)

UYI:
Semangat semangat (06.53)

KIN:
Okaayy (07.23)




UYI:
Tadi sore baca buku (18.24)

URI:
Dimano, Mbak? (18.27)

UYI:
Di embung A ITERA. Lapak baca buku gratis. (19.32)

---

SELASA, 13 OKTOBER 2026

URI:
Itu nama samaran Ayah dalam menulis fiksi pakai pendekatan berbeda. (11.36)
Jika dihitung2, ada kali belasan ayah bikin cerita tahun ini. (11.55)
Beberapa kena sensor, ada juga yang nggak selesai.
Yang fix sejauh ini baru 2 di atas. (11.56)

UYI:
Keren Yah (12.33)

KAMIS, 15 OKTOBER 2026

URI:
Berasa keren memang. Tapi sebenarnya ini cara Ayah terus "berkarya" di fase krisis paruh baya kayak sekarang. (08.54)


UYI:
Iyaa Yah (13.31)

---

KAMIS, 15 OKTOBER 2026

KIN:
Gimana kabarnyaa (05.11)

UYI:
Yah gitu gitu aja Bu (05.33)
Gasnya masih belum (05.34)

KIN:
Jadi kalian sarapan apa pagi ini? Beli aja ya mbak

UYI:
Iya nanti mau beli Bu (05.41)

KIN:
Okee (05.57)

UYI:
Nasinya dah ada (06.53)

KIN:
Okee (07.04)

UYI:
Jumat saatnya yasinan. Sudah selesai Yasin buat Nyai dan keluarga besar. (21.38)

---


RABU, 21 OKTOBER 2026


UYI:

Terong ya itu? (07.14)


KIN:

Iyes (07.32)


UYI:

Wenak tenan (07.59)


KIN:

Alhamdulillah


URI:

Lematang Enim gak ngalir kemaren. (09.23)

Siapa jemput Ewi hari ini? (09.34)


KIN:

Ibu yah yg jemput adek (10.03)



* PGN adalah PT Perusahaan Gas Negara Tbk, yaitu Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Indonesia yang bergerak di bidang transmisi, distribusi, dan niaga gas bumi. Saat ini, PGN bertindak sebagai Subholding Gas Pertamina yang mengelola penyediaan energi bersih di seluruh Indonesia.


URI:

Ok. Lho? Di sana udah pakek gas alam juga, Mbak? (10.04)


UYI:

Di Lampung iya, tapi aku ga jadi pakai gas alam. Pakai gas biasa. (10.11)


URI:

Ow. (10.15)


UYI:

Eh mengawas UTS. (11.11)



URI:

UTS di ITERA-kah? Semester berapa itu, Mbak? (11.29)


UYI:

Ini semester 5 dan 3. Ini mata kuliah pilihan. (11.31)


---

KAMIS, 22 OKTOBER 2026


UYI:

Selesai bimbingan (15.36)



KIN:

Alhamdulillah (16.01)


JUMAT, 23 OKTOBER 2026


URI:

Gimana gimana? (08.19)


UYI:

Masih ada revisian Yah (09.03)


URI:

Fokus di apa yang musti di-revisi. Poin-poinnya apa saja. Bereskan satu per satu. (10.01)


KIN:

Oke, makasih ayah (10.28)


UYI:

Siap Ayah (11.15)


---






















Senin, 26 Oktober 2026

MABA UNILA

 


* Angkatan 2026 Pendidikan Musik, UNILA


===


MINGGU, 20 SEPTEMBER 2026

URI:
Asswrwb! Ini Ayah! (20.45)

IMI:
Halo ayahh

KIN:
Project apa lagi ya (21.00)

IMI:
Mau aransemen lagu. Itu per kelompok ada lagu nya masing masing. Kami lagu ingatlah hari ini (21.01)

KIN:
Oo.. Lagu yg kemaren ya (21.04)

IMI:
Iya buu (21.22)

---


RABU, 23 SEPTEMBER 2026

KIN:
Mbak Imi gimana kabarnya? (14.06)

IMI:
Alhamdulillah baik, Bu. Ini nyari ttd kating (14.36)

KIN:
Alhamdulillah, iya mbak... 😘😘 (14.37)

IMI:
Latihan dulu (18.18)

---

KAMIS, 24 SEPTEMBER 2026

URI:
Lempuyangan, Yogya (06.24)

IMI:
Oke yahh (06.25)

KIN:
Oke yaah. Mbak imi dan mbak uyi gimana kabarnya? (06.28)

UYI:
Sarden dan sayur katuk (06.30)

KIN:
Okee. Selamat makaan (06.30)

UYI:
Makasiii. Di sana sarapan apa? (06.31)

KIN:
Biasaaa... Nasi goreng mbak

IMI:
Alhamdulillah udah sarapan

KIN:
Belom masak sayur ibu, nunggu balek bae (06.32)

IMI:
Udah pada siap siap belum?

KIN:
Belom mbak. Dikit lagi

IMI:
Walahh, okee buu. Semangat ya

KIN:
Ocaay (06.33)

KIN:
Haai (18.30)

IMI:
Haloo. IMI: Baru balik

KIN:
Its okey (18.32)

IMI:
Mau latihan dulu (18.49)



KIN:
Take care yaaa (18.50)

---


KAMIS, 24 SEPTEMBER 2026

IMI:
Alhamdulillah aku Udah di polim dianter mbak uyi (07.56)

KIN:
Makasih mbak uyi. Semangat mbak imi. (08.36)

UYI:
Semangat semangat (08.38)

KIN:
Mbak uyi ke kampus hari ini?

UYI:
Nanti ngasprak susulan jam 1 (08.43)

KIN:
Semangaat (08.44)

IMI:
Semangat semuanya (08.48)

---

JUMAT, 25 SEPTEMBER 2026

URI:
Halo! Singosari (Malang) dingin brrr (04.20)

KIN:
Hallo juga yaah dari Gelumbang (04.22)

UYI:
Halo dari Bandar Lampung (04.58)

IMI:
Mau berangkat (05.27)

KIN:
Okee...

UYI:
Aku dah sampai (06.22)

KIN:
D mana mbak? (06.24)

UYI:
Di kontrakan bu (07.28)

KIN:
Oo.. Habis anter imi ya

UYI:
Hooh bu (07.59)

KIN:
Semangat mbaak (09.23)

UYI:
Semangat semangat (09.25)

URI:
Di sini udah Maghrib, lho (17.28)

KIN:
Di Gelumbang belom (17.29)

UYI:
Udah duluan ya... Di sini belum (17.52)

URI:
Iya. (18.14)

IMI:
Lagi ngumpul dulu

UYI:
Okeii (18.15)





KIN:
Habis sholat maghrib (18.16)

UYI:
Wihh (18.19)

IMI:
CIMBAA (18.42)

KIN:
Miau

UYI:
Ibu pasti ngiler (20.16)

KIN:
Ceker mercon (20.17)

---

SENIN, 28 SEPTEMBER 2026

IMI:
Baru selesai matkul (17.51)

URI:
Wah mahasiswa baru (17.54)
Uyi dan Ewi gimana Khabar? (17.56)

UYI:
Habis jemur pakaian. Ini baru ambil wudhu siap siap maghrib

---



JUMAT, 2 OKTOBER 2026

IMI:
Mau makrab (15.02)

KIN:
Oke mbak  semoga lancar ya (15.05)

---

SABTU, 3 OKTOBER 2026

KIN:
Assalamu'alaikum dari Gelumbang. Apakabar semuanya?πŸ‘‹πŸ» (05.10)

URI:
Wa'alaikumsalam. Abis ngopi di Ciledug, nunggu BAB. (05.47)

KIN:
Okee.. Sehat sehat ya, Ayah. (05.48)

UYI:
Wa'alaikumussalam dari Bandar Lampung. Halo halo. (05.53)

KIN:
Sudah sarapan mbak? Hari ini ibu masak. (06.10)

UYI:
Belum Ibu... Bentar deh aku rebus telur dulu. (06.24)

KIN:
Iya, Mbak. (06.25)

UYI:
Bekal nonton konser. (16.00)

KIN:
Wokeee.


UYI:
Aku mau nonton.

KIN:
Boleh untuk umum tah?

IMI:
Boleh, Bu. Malah disuruh promosiin. (16.01)

KIN:
Udah mulai belom konsernya? (18.21)

UYI:
Belum. Aku masih join angkatan Imi. (18.26)

KIN:
Woke, met malming. (18.41)

URI:
Imi konser? (18.43)

IMI:
Bukan, Yah. Ini yang konser kating ku. Mau nyambut kami, Maba. Setelah kader kemaren. Jadi kemaren itu istilahnya belum resmi jadi Keluarga Musik Unila. (18.44)

URI:
Wow! Keluarga musik UNILA. (18.48)

KIN:
Itu kayak anak2 ya. (19.43)

URI:
Itu Maba, ya? (19.47)

UYI:
Anak sekolah. (19.55)




KIN:
Ooo... Kayak karawitan ya.

UYI:
Ada pianika dll jga tapi (20.58)

KIN:
Modern berarti. (20.59)

URI:
Ini kayak komposer untuk anak-anak sekolah, judulnya. Guru Musik, sekaligus komposer. (21.16)

UYI:
Iyaa, Yah. Itu dosen nya Imi. (21.17)





















---

MINGGU, 4 OKTOBER 2026

IMI:
Angkatan 2026 (18.14)

MACHINE LEARNING:
Tahun 1926 di dunia musik merupakan era keemasan awal musik jazz, perkembangan awal rekaman elektrik, serta lahirnya sejumlah musisi legendaris dan lagu populer yang ikonik. (18.20)

URI:
Lagu populer 100 tahun lalu. (18.22)

KIN:
πŸ‘πŸΌ (18.32)

---

JUMAT, 9 OKTOBER 2026

KIN:
Haalo selamat pagiii (05.35)

UYI:
Nugget, tahu goreng, sarden, oleh-oleh malang, sambel teri dari Mbah bulek yg tinggal dikit, air jahe, air anget Imi. Selamat pagi, selamat sarapan. (06.20)

KIN:
Okaay (06.23)

URI:
Air jahe bikin sendiri ya, Mbak? (08.05)

UYI:
Iya Yah. Jahe cuci, potong, geprek geprek (08.56)

KIN:
Pake apa lagi mbak? (09.01)
Pake susu enak kali ya (09.02)

UYI:
Pake gula aja Bu. Enak Bu, sesekali pakai susu putih

KIN:
Iya yaa

UYI:
Aku dah di perpus (09.04)

URI:
Ayah sholat di Masjid Sabilunnajah, Skarda (11.58)

KIN:
Oke yah (11.59)

KIN:
Mbak Uyi dan mbak Imi lagi apa? Sudah makan belom? (12.00)

IMI:
Mbak Uyi lagi di jalan mau jemput aku, Bu. Aku udah selesai UTS hari ini. (12.07)

KIN:
Alhamdulillah

UYI:
Sekarang lagi di labtek 2 nonton teman (13.14)

URI:
Cepet banget udah UTS aja, Mi? (13.30)

IMI:
Udah dari hari Senin yah UTS. Hari ini terakhir.
Iyaa ga kerasa udah UTS yah (13.31)

URI:
Bulan depan udah wisuda berarti, ya?

KIN:
🀭 (13.36)

IMI:
Wahahaha. Belum yah (13.41)
Masih panjang perjalanan nya😁 (13.42)

---




Senin, 19 Oktober 2026

Warisan Sungai Meriak

 



---

Mulai dari kedatangan mereka yang penuh harapan... sampai akhir yang tak terduga.


---

Episode 1: Rumah Panggung Di Tepi Sungai Meriak


---

Episode 2: Bangkit Dari Bangkrut


---

Episode 3: Hulu Dan Hilir


---

Episode 4: Catatan Dari Asean


---

Episode 5: Ketukan Di Balik Pintu


---

Episode 6: Kutukan Sungai Meriak


---

Episode 7: Tamu Yang Tak Datang


---

Episode 8: Bayangan Di Tol


---

Episode 9: Peti Yang Terbuka


---

Episode 10: Barang Yang Harus Dikembalikan


---

Episode 11: Satu Tahun, Satu Keluarga


---

Penutup


===

FOTO: Cece & Yai Butun. (Minggu, 6 September 2026)

---


Jumat, 16 Oktober 2026

Impersonal

 





---

SEP 30, 2021

ARIP TIRTA & PRASANTI W. SARLI:
Indonesia's SMEs hold the key to growth. How can they scale up?

"Small and Medium-Sized Enterprises"

@WEF_INTEL:
How can AI empower SMEs beyond automation?

---

SELASA, 14 JULI 2026

URI:
Nah! Lah tayang di kito tanggal 15. Di AS tanggal 17 Juli. Lucu juga, ya? (11.07)

KIN:
Hihi iya ya (11.11)
Duluan kita (11.12)

URI:
Budget sejauh ini $250 juta. (11.13)
Jarang film mahal kayak gini di kita duluan. Biasanya horor Hollywood. (12.19)
Lemak ngomong, skenario ditulis Christopher Nolan sekitar 9 bulan. (12.21)
Ini berarti syuting sekitar 6 bulan. (12.23)

KIN:
Iya ya

URI:
Page ini membahas sedikit tentang film Nolan yang menang Oscar, "Oppenheimer".

Aku gak sadar kalo "Odyssey" rilis Minggu ini.

Ternyata insting. (12.33)


Sejak sakit Ibuku jadi kayak sekarang, fokus perhatianku udah beda.


* Most expensive films adjusted for inflation


---

RABU, 15 JULI 2026

URI:
Hari ini ayah merasa perlu nonton film di Prabumulih. Tapi ya liat nanti. (06.30)

IMI:
Iya, Yah. (06.50)

KIN:
Oke, Yah (07.31)

IMI:
Ntar Imi lagi aja yang jemput Ewi, Yah. (08.32)
Soalnya sekalian beli tekwan Nyai

URI:
Ok
Jangan lupa helm. (08.50)

IMI:
Oke, Yah (08.53)

URI:
Jadwal The Odyssey (11.51)

KIN:
Yang jam 15.20 ya kira2, Yah. (11.52)

URI:
Berangkat (15.29)

KIN:
Bismillah (15.32)

URI:
Sampe (16.11)

KIN:
Alhamdulillah (16.28)

CHRISTOPHER NOLAN:
Itu sudah menjadi bagian dari konsekuensinya.

URI:
Deity or god is a supernatural being considered to have authority over some aspect of the universe and/or life, with many also being considered as sacred and worthy of worship. #copas (19.52)
Antri subsidi. (20.29)
SPBU samping kantor Pajak. (20.30)

KIN:
Oke

---

THE ODYSSEY (2026)

@KESURUPANBOTOL:
Rating: R (dewasa), jadi bukan tontonan buat anak kecil.

@DIEFENBAKERRR:
Rating di Indonesia 13+ bukan Dewasa. Saat ini tidak ada satupun bioskop IMAX 70 mm di Asia. Terdekat ada di Melbourne.

STUPID LOLO:
Untunglah gw penggemar Squidward.

HIMAWAN PRATISTA:
Film ini berbicara tentang penebusan dosa...

@THECINESTHETIC:
Christopher Nolan answers rapid-fire questions.

Q:
Does a big budget film have a higher chance of being a good film?

NOLAN:
No.

@JPCLOTAINE:
Barusan nonton The Odyssey, dan pendapatku ini:

- Filmnya kayaknya cuma cocok untuk orang-orang yang sudah punya pengetahuan dasar soal latarnya (dalam artian mereka udah tau apa itu Trojan War; Udah tau karakter-karakternya secara garis besar)

- Di bagian awal agak disorientating karena saat baru dikenalkan pada ceritanya, udah ada banyak loncat POV & timeline. Kalau penonton nggak berusaha mikir & menghubungkan sendiri, bisa jadi gak paham

@___IRREVERSIBLE:
Setuju. I am the type of person yang sambil nonton sambil googling baru bs nikmatin. Temenku yg cm nonton dan ga ad fondasi nikmatin tp ga ngerti nuances nya (which to my opinion ga dpt full experience jdnya)

@FORBES:
After his success with Oppenheimer, Christopher Nolan decided to take on the legendary story The Odyssey, which comes out in theaters this weekend. The movie required a massive 91-day shooting schedule across six countries, with an estimated budget around $250 million.

As his projects continue to balloon in scale and budget, here's how it could impact Nolan's bank account.

---

MACHINE LEARNING:
Kata "epic" secara umum berarti luar biasa, hebat, atau mengesankan. Berasal dari bahasa Inggris, istilah ini sering digunakan dalam bahasa gaul untuk menyebut sesuatu yang spektakuler, seperti "aksi yang epik". Dalam sastra atau perfilman, epik merujuk pada kisah kepahlawanan yang megah, berskala besar, dan penuh petualangan.

MACHINE LEARNING:
Mitologi adalah ilmu yang mempelajari kumpulan mitos atau dongeng suci dalam suatu kebudayaan. Ini mencakup kisah-kisah tradisional tentang dewa-dewa, makhluk halus, dan pahlawan, serta menceritakan asal-usul alam semesta dan bangsa untuk menjelaskan fenomena alam dan nilai moral masyarakat.

"Mitos vs. Mitologi"

* Mitos: Kisah atau cerita tunggal yang dipercaya oleh masyarakat, yang kebenarannya sering kali tidak bisa dibuktikan secara ilmiah karena merupakan bagian dari imajinasi atau simbolisme masa lalu.

* Mitologi: Kumpulan dari berbagai mitos yang saling berkaitan dalam suatu kebudayaan atau peradaban tertentu.

"Mitologi Yunani dan Romawi"

Berpusat pada para dewa yang tinggal di Gunung Olympus (seperti Zeus/Jupiter, Poseidon, dan Athena).

---

ZEUS was the King of the Gods and the god of the sky, weather, law and order, destiny and fate, and kingship. He was depicted as a regal, mature man with a sturdy figure and dark beard. His usual attributes were a lightning bolt, a royal sceptre and an eagle.


===

LOLO:
Jika saya adalah Odysseus, bagaimana cara memahami konsep Ketuhanan zaman itu, jika dibandingkan dengan konsep Tuhan zaman sekarang?

STUPID:
Sebagai Odysseus, kamu adalah seorang pria yang hidup di dunia di mana garis antara manusia dan yang ilahi sangat tipis, namun juga sangat berbahaya. Untuk memahami konsep Ketuhanan dalam duniamu dibandingkan dengan masa kini, kita perlu melihatnya melalui lensa pengalaman langsung versus iman transenden.

1. Duniamu (Era Homerik): Ketuhanan sebagai Realitas Fisik dan Emosional

Bagi kamu, Tuhan bukanlah konsep abstrak yang jauh; mereka adalah aktor dalam kehidupan sehari-hari.

* Keilahian yang Antropomorfik:

Para dewa (Zeus, Athena, Poseidon) bukanlah "pencipta" yang Maha Kasih dalam pengertian modern. Mereka adalah entitas yang memiliki emosi manusia—cemburu, marah, mencintai, dan menyimpan dendam—namun dengan kekuatan kosmik.

* Hubungan Berbasis Transaksi (Do ut Des):

Kamu memahami hubungan dengan dewa sebagai kontrak: "Saya memberi agar Engkau memberi." Kamu mempersembahkan kurban (hekatombe) bukan karena cinta yang tulus, tetapi untuk memastikan perlindungan, navigasi yang aman, atau sekadar menenangkan kemurkaan mereka.


* Kedaulatan Nasib: Bagi Kamu, dewa pun tunduk pada Moira (Nasib/Takdir). Bahkan jika kamu memohon pada Zeus, jika takdir menentukan kapal kamu harus hancur, maka itu akan terjadi. Dewa bisa menunda nasib, tetapi jarang bisa membatalkannya sepenuhnya.

* Kehadiran yang Menakutkan: Kamu tidak menyembah Tuhan di dalam hati yang sunyi. Kamu menyembah mereka melalui tanda-tanda fisik: badai yang dikirim Poseidon, kebijaksanaan yang dibisikkan Athena di telingamu, atau petir yang menyambar. Mereka adalah kekuatan alam yang harus dihormati agar kamu bisa bertahan hidup.

2. Dunia Sekarang: Ketuhanan sebagai Iman Transenden dan Moralitas

Jika kamu ditarik ke masa sekarang, kamu akan menemukan perubahan mendasar dalam bagaimana manusia berinteraksi dengan "Yang Ilahi".

Aspek | Duniamu (Odysseus) | Dunia Sekarang

* Sifat Tuhan,"Banyak (Politeisme), memiliki emosi manusia.","Umumnya Satu (Monoteisme), bersifat abstrak/transenden."

* Interaksi,Transaksional (Kurban untuk bantuan).,"Hubungan spiritual/personal (Doa, ketaatan, cinta)."

* Moralitas,Dewa tidak selalu menjadi standar moral.,Tuhan sering dianggap sebagai sumber hukum moral utama.

* Bukti,"Pengalaman langsung (keajaiban, kutukan).",Iman (kepercayaan tanpa bukti fisik langsung).

3. Cara Memahami Pergeseran Ini

Sebagai Odysseus yang cerdik, berikut adalah caramu mencerna perbedaan tersebut:

* Dari "Kekuasaan" ke "Makna": Jika di zamanmu dewa adalah penguasa realitas fisik (angin, laut, perang), di zaman sekarang Tuhan sering kali dipahami sebagai pemberi makna hidup dan fondasi etika. Orang sekarang tidak lagi takut Poseidon menenggelamkan mereka, tetapi mereka takut melanggar perintah Tuhan karena alasan dosa dan keselamatan jiwa.

* Internalisasi Ketuhanan: Di zamanmu, doa adalah seruan keluar ke arah langit atau laut. Di zaman sekarang, banyak orang mencari Tuhan di dalam diri (kontemplasi/meditasi). Kamu mungkin merasa ini asing—karena bagimu, jika Athena datang, dia akan muncul dengan wujud fisik di depanmu, bukan sebagai "suara hati".

* Tuhan yang Absolut: Kamu terbiasa dengan dewa yang bisa kalah atau diperdaya (bahkan Poseidon bisa kamu buat marah karena kamu mencungkil mata anaknya). Di dunia modern, Tuhan sering kali dianggap Omnipoten (Maha Kuasa) dan Omniscient (Maha Tahu). Kamu mungkin akan merasa ngeri jika harus berhadapan dengan entitas yang tidak bisa kamu tipu dengan retorika atau kecerdikan kamu yang terkenal.

Kesimpulan untuk kamu, sang Pengembara

Odysseus, jika kamu berada di sini sekarang, kamu akan melihat bahwa manusia modern telah mengganti "dewa-dewi yang temperamental" dengan "Tuhan yang jauh lebih konsisten". Kamu akan menyadari bahwa meskipun manusia modern tidak lagi membakar banteng di atas altar untuk menenangkan amarah dewa laut, mereka masih tetap merasa kecil dan rapuh di hadapan misteri semesta, persis seperti yang kamu rasakan setiap kali menatap cakrawala Mediterania yang luas.

Pertanyaan untukmu renungkan: Jika kamu bisa memilih, apakah kamu lebih nyaman hidup di dunia di mana kamu bisa melihat dan menentang dewa secara langsung melalui kecerdikanmu, atau di dunia di mana Tuhan bersifat misterius dan tidak dapat disentuh?

---

LOLO:
Waduh! Bisa dibikin lebih simpel nggak, sih? Aku masih belum paham perbedaan konsep Ketuhanan-nya. Jika aku adalah manusia modern, bagaimana memahami konsep Tuhan di zaman Odysseus?

STUPID:
Tentu, mari kita sederhanakan. Bayangkan ini sebagai perbedaan antara "bos yang pemarah" dan "hukum alam yang tak terlihat."

1. Zaman Odysseus: Tuhan sebagai "Bos yang Emosional"

Di zaman itu, para dewa itu seperti manusia super yang punya kekuatan besar.

* Sifatnya: Mereka egois, bisa cemburu, bisa marah kalau tidak disapa, dan punya favorit (misalnya, Athena sangat sayang padamu, Poseidon sangat membencimu).

* Cara mereka bekerja: Kalau kamu melakukan kesalahan, mereka akan mengirim badai atau mengacaukan perjalananmu secara langsung.

* Cara kamu merespons: Kamu harus "menyogok" atau memberi persembahan supaya mereka tidak mengganggumu. Kamu tidak menyembah mereka karena ingin menjadi "orang suci", tapi supaya kamu selamat sampai di rumah.

* Intinya: Tuhan itu tetangga yang sangat kuat dan sangat sensitif. Kamu harus sopan pada mereka agar mereka tidak menghancurkan hidupmu.

2. Zaman Modern: Tuhan sebagai "Arsitek Semesta"

Di zaman sekarang, konsep Tuhan umumnya berubah menjadi sesuatu yang jauh lebih besar dan tenang.

* Sifatnya: Tuhan dianggap sempurna, tidak egois, tidak bisa "marah" seperti manusia, dan sangat adil.

* Cara mereka bekerja: Tuhan lebih dilihat sebagai pencipta Aturan Semesta (moralitas, hukum alam, kasih sayang). Tuhan tidak lagi "melempar petir" jika kamu lupa memberi sesajen.

* Cara kamu merespons: Kamu beribadah karena merasa ada hubungan spiritual, ingin menjadi orang baik, atau mencari kedamaian batin.

* Intinya: Tuhan itu fondasi kehidupan. Kamu menyembah-Nya untuk mencari makna hidup dan ketenangan jiwa.

Ringkasan Cepat:

* Zaman Odysseus: "Aku harus baik pada dewa supaya aku tidak celaka." (Hubungan takut & transaksi).

* Zaman Sekarang: "Aku menyembah Tuhan karena Tuhan adalah kebaikan dan pencipta hidupku." (Hubungan cinta & batin).

Jadi, bayangkan:

Di zaman Odysseus, kamu adalah atlet yang harus menjaga hubungan baik dengan wasit agar tidak dicurangi.

Di zaman sekarang, kamu adalah anak yang ingin membanggakan dan mencintai orang tuanya.

Apakah perbedaan antara "wasit" dan "orang tua" ini membantu kamu membayangkan pergeseran konsepnya?

---

LOLO:
Lumayan. Coba paparkan perbedaan antara panenteisme di era sekarang, dengan mitologi di zaman Odysseus?


STUPID:
Untuk memahami perbedaan ini, kita harus melihat bagaimana kedua konsep ini menempatkan "Tuhan" di dalam realitas.

Mari kita gunakan analogi sederhana: Lukisan.

1. Mitologi Zaman Odysseus (Dewa sebagai Aktor)

Dalam mitologi Yunani, dewa-dewi adalah karakter di dalam lukisan tersebut.

* Terpisah: Dunia (laut, gunung, manusia) adalah kanvasnya, dan para dewa adalah tokoh-tokoh yang bergerak di atasnya.

* Interaktif: Athena bisa berjalan di sampingmu, Poseidon bisa memukul ombak, dan Zeus bisa mengubah cuaca. Mereka bukan badai itu sendiri, tapi mereka yang mengendalikan badai tersebut.

* Ada "Di Sana": Mereka tinggal di Gunung Olympus. Mereka punya alamat, punya rumah, dan punya kehidupan pribadi yang terpisah dari urusan manusia.

2. Panenteisme Modern (Tuhan sebagai Kanvas)

Panenteisme (bukan panteisme) berasal dari kata Yunani pan (semua), en (di dalam), dan theos (Tuhan). Artinya: Tuhan meliputi seluruh alam semesta, tetapi Tuhan juga lebih besar daripada alam semesta.

* Menyatu: Tuhan bukan tokoh di dalam lukisan. Tuhan adalah kanvasnya, catnya, sekaligus sang pelukisnya. Semua yang ada di alam semesta ini ada di dalam "ruang lingkup" Tuhan.

* Tidak Berwujud: Kamu tidak bisa "menyogok" atau menipu Tuhan dalam panenteisme, karena Tuhan bukanlah entitas yang punya emosi manusia atau agenda pribadi. Tuhan adalah kesadaran atau energi dasar yang menopang eksistensi.

* Ada "Di Sini": Tuhan tidak tinggal di Gunung Olympus. Tuhan ada dalam setiap atom, setiap pikiran, dan setiap helaan napasmu. Jika di zaman Odysseus kamu melihat ke langit untuk mencari dewa, dalam panenteisme kamu melihat ke dalam diri dan ke sekelilingmu untuk merasakan kehadiran-Nya.

PERBANDINGAN RINGKAS

Fitur | Mitologi Odysseus | Panenteisme Modern

* Lokasi Tuhan,"Di ""sana"" (Olympus, laut, langit).",Ada di mana-mana dan mencakup segalanya.

* Sifat Tuhan,"Pribadi (punya ego, dendam, kasih).",impersonal (sebagai dasar eksistensi).

* Hubungan,Seperti Raja dengan Rakyatnya.,Seperti Ikan dengan Lautannya.

* Keberadaan,Tuhan adalah penghuni semesta.,Semesta adalah tempat bagi manifestasi Tuhan.

BAGAIMANA KAMU MEMAHAMINYA?

* Sebagai Odysseus: kamu akan bingung dengan panenteisme. Jika kamu bertanya, "Di mana rumah-Nya?" atau "Bagaimana cara saya membujuk-Nya supaya badai berhenti?", penganut panenteisme akan menjawab bahwa tidak ada yang perlu dibujuk, karena kamu sudah berada di dalam-Nya, dan badai hanyalah bagian dari ritme semesta yang agung.

* Sebagai Manusia Modern: Memahami mitologi Odysseus membutuhkan imajinasi tentang dunia yang "hidup" oleh kekuatan-kekuatan terpisah. Sedangkan memahami panenteisme membutuhkan perenungan tentang "keterhubungan" (bahwa segalanya adalah satu kesatuan yang ilahi).

Singkatnya: Mitologi adalah tentang banyak penguasa yang bertarung di duniamu, sedangkan panenteisme adalah tentang satu realitas yang menampung segala sesuatu di dalamnya.

---

IMPERSONAL berarti tidak bersifat pribadi atau tidak berkaitan langsung dengan seseorang. Kata ini menggambarkan sesuatu yang objektif, netral, atau tidak melibatkan emosi dan ikatan personal.

===

MINGGU, 19 JULI 2026

URI:
Ibuk naik DAMRI dari Yonzipur 2, km 6 Prabumulih ke arah Palembang. (16.27)
Ibuk lah sampe? (17.07)

KIN:
Barusan sampe, Yah. (17.11)

URI:
Ok. (17.16)
Dapat notifikasi THE ODYSSEY. (20.58)

KIN:
πŸ‘ (20.59)

---

SELASA, 21 JULI 2026

URI:
Kuda Trojan, elemen yang ada di film jadi salah satu artefak untuk marketing.

* THE ODYSSEY

---

CNN INDONESIA:
The Odyssey Resmi Jadi Film Christopher Nolan Terlaris, Raih Rp19,6 T 

RICHARD GELFOND:
Sejak awal, kami menaruh harapan yang sangat tinggi terhadap The Odyssey.

---

Odyssey adalah film dengan pendapatan tertinggi dalam sejarah Universal.

---