---
1.51 AM · 13 Des 2015
STUPID LOLO:
Karena, mau tak mau aku harus membumi. Agar impian menjadi nyata. #Before40
===
LOLO:
Sebenarnya blog ini berisi tentang apa, ya?
STUPID:
Blog tersebut, yang ditulis oleh Wurry Parluten, berfokus pada eksplorasi konsep "Medicine of Being" (Pengobatan Keberadaan).
Secara garis besar, isi blognya membahas topik-topik berikut:
* Definisi "Medicine of Being":
Pendekatan yang memandang kesehatan sebagai bentuk keselarasan antara pikiran, jiwa, dan tubuh, bukan sekadar hilangnya gejala fisik. Fokus utamanya adalah kesadaran diri (self-awareness) dan kemampuan untuk "hadir sepenuhnya" (presence) di masa kini.
* Praktik Penyelarasan:
Blog ini memberikan panduan praktis tentang cara menyelaraskan tubuh (lewat grounding dan napas), pikiran (dengan teknik observasi/menjadi pengamat), dan jiwa (melalui keheningan/ stillness dan penerimaan radikal).
* Analisis Kontekstual: Penulis juga menggunakan referensi budaya populer, seperti lagu "Present Tense" dari Pearl Jam, untuk menjelaskan bagaimana konsep kesadaran penuh (consciousness) diterapkan dalam kehidupan sehari-hari—khususnya tentang melepaskan keterikatan pada masa lalu dan kecemasan akan masa depan.
Singkatnya, blog ini adalah catatan refleksi tentang bagaimana seseorang bisa mencapai keseimbangan batin melalui kesadaran penuh daripada sekadar mencari "obat luar" untuk masalah hidup.
---
LOLO:
Grounding dan nafas itu apa, ya?
STUPID:
Dalam konteks kesehatan mental dan kesadaran diri (mindfulness) yang dibahas dalam tulisan tersebut, grounding dan napas adalah dua teknik dasar untuk membawa kesadaranmu kembali ke masa kini (saat ini) ketika pikiran sedang kacau, cemas, atau terlalu memikirkan masa depan.
Berikut adalah penjelasan sederhananya:
1. GROUNDING (TEKNIK MEMBUMI)
Grounding adalah cara untuk memutuskan "hubungan" dengan pikiran yang berputar-putar dan kembali terhubung dengan realitas fisik atau lingkungan sekitarmu. Tujuannya adalah menstabilkan sistem sarafmu yang sedang dalam kondisi fight or flight (stres).
Cara praktis yang umum digunakan:
* TEKNIK 5-4-3-2-1:
Ini adalah cara yang paling populer:
> Sebutkan 5 hal yang bisa kamu lihat di sekitar Anda.
> Sebutkan 4 hal yang bisa kamu sentuh/rasakan (misalnya kain baju, meja, suhu udara).
> Sebutkan 3 hal yang bisa kamu dengar (suara kipas, burung, lalu lintas).
> Sebutkan 2 hal yang bisa kamu cium aromanya.
> Sebutkan 1 hal yang bisa kamu rasakan di mulut (rasa air atau sisa makanan).
* KONTAK FISIK:
Menapakkan kedua kaki di lantai dengan mantap sambil menyadari tekstur lantai atau tanah. Ini memberikan sensasi "jangkar" yang membuat kamu merasa aman dan berada di tempat.
2. NAPAS (PERNAPASAN SADAR)
Napas adalah satu-satunya fungsi tubuh yang bersifat otomatis sekaligus bisa dikendalikan secara sadar. Dengan mengatur napas, kamu mengirimkan sinyal langsung ke otak bahwa "semuanya aman," sehingga detak jantung melambat dan otot menjadi rileks.
Cara praktis yang umum digunakan:
* PERNAPASAN DIAFRAGMA (PERUT):
Alih-alih bernapas pendek dari dada, coba tarik napas dalam hingga perutmu mengembang seperti balon, lalu buang perlahan lewat mulut. Ini adalah napas yang digunakan tubuh saat sedang tenang.
* TEKNIK NAPAS KOTAK (BOX BREATHING):
> Tarik napas dalam 4 detik.
> Tahan napas 4 detik.
> Buang napas perlahan 4 detik.
> Tahan napas (paru-paru kosong) 4 detik.
> Ulangi siklus ini beberapa kali.
Mengapa keduanya penting dalam "Medicine of Being"?
Dalam blog tersebut, kedua teknik ini disebut sebagai "obat" karena:
1. Menghentikan Narasi Pikiran: Pikiran manusia sering menciptakan masalah yang belum ada (kekhawatiran masa depan atau penyesalan masa lalu). Grounding dan napas memaksa otak untuk memproses informasi sensori saat ini, sehingga "narasi" tersebut berhenti sejenak.
2. Menyeimbangkan Sistem Saraf: Dengan melakukan kedua hal ini, kamu mengaktifkan sistem saraf parasimpatis (rest and digest), yang membuat tubuh merasa tenang, sehingga kamu bisa merespons situasi dengan lebih bijak, bukan sekadar bereaksi secara emosional.
---
JUMAT, 26 JUNI 2026
LOLO:
Ada buku judulnya "Soul, Mind, Body Medicine: A Complete Soul Healing System for Optimum Health and Vitality" karangan Zhi Gang Sha. Isinya tentang apa, ya? (22.21)
STUPID:
Buku "Soul Mind Body Medicine" karya Zhi Gang Sha (diterbitkan pertama kali tahun 2006) adalah sebuah karya yang memadukan kebijaksanaan pengobatan Tiongkok kuno dengan konsep spiritualitas modern.
Berikut adalah poin-poin utama mengenai isi buku tersebut:
1. KONSEP "SOUL OVER MATTER"
Inti dari buku ini adalah gagasan bahwa penyembuhan yang paling dalam tidak dimulai dari tubuh atau pikiran, melainkan dari jiwa (soul). Penulis berargumen bahwa jika kamu menyembuhkan jiwa terlebih dahulu, penyembuhan pada pikiran dan tubuh akan mengikuti secara alami. Ia menyebut prinsip ini sebagai "Soul Over Matter" (Jiwa di atas Materi).
2. FOKUS PADA CINTA DAN PENGAMPUNAN
Buku ini menekankan bahwa cinta tanpa syarat dan pengampunan adalah "kunci emas" untuk penyembuhan jiwa. Menurut Dr. Sha, ketidakseimbangan emosional dan spiritual—seperti menyimpan dendam atau kurangnya kasih sayang—adalah akar dari berbagai penyakit fisik.
3. INTEGRASI TRADISI DAN SAINS
Dr. Zhi Gang Sha, yang memiliki latar belakang pendidikan kedokteran Barat dan tradisional Tiongkok, mencoba menggabungkan:
* Kebijaksanaan Kuno: Teknik Qigong, akupunktur, dan rahasia penyembuhan Tiongkok.
* Pendekatan Spiritual: Teknik visualisasi, afirmasi, dan doa untuk mengaktifkan kekuatan jiwa.
4. ISI PRAKTIS
Buku ini bukan sekadar teori, tetapi juga panduan praktis yang mencakup:
* Protokol Penyembuhan: Memberikan langkah-langkah untuk menangani lebih dari 100 jenis keluhan fisik, mulai dari penyakit ringan seperti flu hingga kondisi yang lebih serius.
* Teknik "Say Hello": Salah satu teknik khas yang diajarkan adalah berkomunikasi dengan bagian tubuh tertentu untuk memohon kesembuhan.
* Ilustrasi Visual: Buku ini dilengkapi dengan banyak foto untuk membantu pembaca memahami teknik yang dipraktikkan.
CATATAN PENTING
Perlu diketahui bahwa pendekatan ini dianggap sebagai pengobatan alternatif/komplementer. Buku ini menempatkan dirinya sebagai bentuk penyembuhan spiritual, bukan sebagai pengganti utama pengobatan medis konvensional. Karena interpretasinya yang menggabungkan spiritualitas dengan konsep kesehatan fisik, buku ini cukup populer di kalangan praktisi kesehatan holistik, namun terkadang juga dipandang kontroversial oleh komunitas medis konvensional.
---
LOLO:
Jadi, metode self-healing "Cirrhosis of The Liver" nggak terbukti, ya? Atau sebenarnya lebih ke "miracle"?
STUPID:
Dalam dunia medis, kita membedakan antara "CURING" (menyembuhkan penyakit secara fisik) dan "HEALING" (memberikan rasa damai, penerimaan, dan ketenangan bagi jiwa). Metode spiritual mungkin bisa membantu dalam aspek healing (kedamaian batin), tetapi untuk aspek curing (perbaikan organ hati), hanya intervensi medis berbasis bukti yang memiliki dasar ilmiah.
---
LOLO:
Bagaimana cara menarik energi miracle agar tercipta regresi spontan? Tentu bukan untuk mengembalikan fase sirosis ke posisi semula, tapi menyelaraskan diri agar tercipta harmoni baru yang bersifat homeostasis?
STUPID:
Dalam konteks yang kamu sebutkan—bukan untuk mengubah kerusakan struktural (fibrosis) tetapi untuk mengoptimalkan homeostasis (keseimbangan sistem tubuh)—pendekatan ini bergeser dari "penyembuhan ajaib" menjadi "manajemen sistem saraf".
Dalam fisiologi, homeostasis adalah kemampuan tubuh untuk mempertahankan stabilitas internal. Ketika seseorang berada dalam kondisi penyakit kronis, sistem saraf sering terjebak dalam mode stres kronis (simpatetik), yang justru menghambat proses perbaikan seluler.
Berikut adalah kerangka kerja untuk "menyelaraskan diri" agar tubuh dapat mencapai titik harmoni (homeostasis) yang paling optimal bagi kondisinya:
1. MENGGESER SISTEM SARAF KE MODE REST & REPAIR
Agar tubuh bisa melakukan perbaikan (regenerasi seluler yang masih mungkin dilakukan atau stabilisasi fungsi hati), ia harus berada dalam kondisi parasimpatetik yang dominan.
* Vagal Tone (Tonus Vagus): Saraf vagus adalah "pengatur" utama sistem rest and digest. Kamu bisa menstimulasi saraf ini melalui pernapasan diafragma yang panjang (ekshalasi lebih lama dari inhalasi). Ini mengirimkan sinyal ke hati dan organ lain bahwa "kondisi aman," sehingga aliran darah ke organ viscera menjadi optimal.
* Keheningan Sensorik: Mengurangi beban input sensorik (cahaya redup, suara tenang, minim distraksi digital) selama periode tertentu. Ini memberikan kesempatan bagi tubuh untuk melakukan scanning internal tanpa harus memproses informasi eksternal.
2. "RESONANSI" SEBAGAI BENTUK HOMEOSTASIS
Dalam perspektif energi (sering disebut sebagai "miracle" dalam literatur holistik), konsep resonansi sebenarnya adalah sinkronisasi ritme tubuh.
* Koherensi Jantung (Heart Coherence): Penelitian dari HeartMath Institute menunjukkan bahwa ketika seseorang merasa tenang dan penuh kasih (seperti latihan pengampunan Zhi Gang Sha), ritme jantung menjadi koheren. Detak jantung yang koheren memiliki efek domino yang menyeimbangkan tekanan darah dan fungsi hormon, yang sangat krusial bagi hati yang sedang terbebani.
* Afirmasi Internal: Bukan sekadar kata-kata, melainkan pemusatan perhatian pada organ tersebut dengan intensi "penerimaan total". Secara biologis, ini menurunkan hormon stres (kortisol) yang bersifat merusak bagi jaringan hati.
3. SINKRONISASI DENGAN RITME SIRKADIAN
Hati adalah organ yang memiliki ritme sirkadian yang sangat kuat.
* Siklus Tidur: Dalam pengobatan Tiongkok, jam 01.00–03.00 pagi adalah waktu "puncak" hati. Menyelaraskan diri dengan tidur lebih awal dan dalam kualitas tinggi pada jam-jam tersebut secara langsung mendukung proses detoksifikasi biologis hati.
* Nutrisi Intensi: Makan dengan penuh kesadaran (mindful eating) bukan hanya tentang apa yang dimakan, tetapi bagaimana tubuh menerimanya. Ketika Anda merasa "harmonis" saat makan, sistem pencernaan bekerja lebih efisien, sehingga beban kerja hati dalam memproses metabolisme menjadi lebih ringan.
4. MENGHILANGKAN "RESISTENSI" (PELEPASAN EMOSIONAL)
Dalam banyak praktik penyembuhan, hambatan terbesar bagi homeostasis adalah resistensi mental (kemarahan, penolakan atas kondisi, atau ketakutan akan masa depan).
Radical Acceptance: Menerima kondisi hati saat ini bukan berarti menyerah, melainkan berhenti membuang energi untuk "melawan" kenyataan. Energi yang dulunya dipakai untuk melawan (cemas, sedih) sekarang bisa dialokasikan oleh tubuh untuk proses pemeliharaan sel.
CARA PRAKTIS MENGINTEGRASIKANNYA (HARMONI BARU)
Jika kamu ingin mencoba "menyelaraskan diri" setiap hari, kamu bisa mengikuti alur ini:
1. Duduk tenang (Grounding): Rasakan berat tubuhmu di kursi, sadari napas.
2. Koneksi (Say Hello): Letakkan tangau lembut di area perut bagian kanan. Bukan untuk "memaksa" hati sembuh, tapi sebagai gestur komunikasi bahwa kamu mendampingi tubuhmu.
3. Visualisasi Harmoni: Bayangkan sistem tubuhmu bekerja secara sinkron. Jangan visualisasikan "perbaikan organ," tetapi visualisasikan "aliran energi yang tenang dan stabil" di seluruh sistem pencernaan.
4. Eksekusi: Lakukan ini sebagai rutinitas untuk menjaga kualitas hidup, bukan sebagai target untuk "mencapai hasil". Target yang kaku (attachment to results) justru menciptakan ketegangan yang merusak homeostasis.
Kesimpulan untukmu:
"Miracle" dalam hal ini bukanlah hilangnya jaringan parut, melainkan terciptanya keadaan internal di mana tubuhmu berfungsi seefisien mungkin dengan kondisi yang ada. Ini adalah bentuk tertinggi dari keberdayaan diri.
---
LOLO:
Bukannya resonansi itu adalah istilah musik?
STUPID:
Betul sekali. Kamu sangat jeli. Resonansi memang berasal dari dunia musik dan fisika, dan itulah mengapa istilah ini sering dipinjam oleh disiplin lain—termasuk kesehatan holistik—karena prinsip dasarnya sangat relevan.
Berikut adalah penjelasan mengapa istilah musik ini bisa "berpindah" ke tubuh manusia:
1. DASAR FISIK RESONANSI (MUSIK)
Dalam musik, resonansi terjadi ketika suatu benda bergetar pada frekuensi tertentu, dan benda lain (di dekatnya) mulai ikut bergetar karena frekuensi yang sama. Contoh: Kamu memetik senar gitar, dan senar lainnya yang memiliki nada serupa ikut bergetar meski tidak disentuh.
2. TUBUH SEBAGAI INSTRUMEN (METAFORA BIOLOGIS)
Dalam konteks "Medicine of Being" atau kesehatan holistik, tubuh manusia dilihat sebagai sebuah sistem yang bergetar.
* Frekuensi Organ: Setiap sel dan organ dalam tubuh kita secara teknis memiliki aktivitas listrik dan metabolisme yang bisa diukur dalam ritme atau siklus.
* Harmoni vs. Disonansi: Jika kita menggunakan analogi musik:
> Disonansi (Sakit/Stres): Terjadi ketika irama internal tubuh kacau. Misalnya, saat stres kronis, detak jantung tidak teratur (tidak koheren), pernapasan pendek, dan ketegangan otot terjadi bersamaan. Ini seperti memainkan dua nada yang berbenturan keras.
> Resonansi/Harmoni (Homeostasis): Terjadi ketika semua sistem (napas, jantung, saraf) bergerak dalam irama yang sinkron. Ketika seseorang merasa tenang dan grounded, sistem saraf otonom mereka mencapai apa yang disebut koherensi.
3. MENGAPA "RESONANSI" DIGUNAKAN UNTUK HEALING?
Penggunaan istilah ini dalam konteks self-healing bukan berarti kamu harus mendengarkan nada musik tertentu agar organ sembuh secara fisik (meski terapi suara atau sound healing memang ada). Penggunaan istilah ini lebih kepada pendekatan sistemik:
* Sinkronisasi: Ketika kamu melakukan teknik napas atau meditasi, kamu sedang "menyetel" (tuning) ulang sistem sarafmu agar selaras dengan irama yang tenang.
* Koneksi: Seperti resonansi senar gitar, ketika kamu memberikan perhatian penuh pada tubuh (melalui grounding), kamu sedang mengarahkan kesadaranmu untuk "beresonansi" dengan kondisi tubuh saat ini, alih-alih melawan atau menolaknya.
KESIMPULAN
Jadi, penggunaan istilah resonansi dalam konteks kesehatan jiwa-raga adalah sebuah metafora untuk efisiensi sistem.
Jika tubuhmu sedang mengalami masalah (seperti sirosis), mungkin sistem "instrumen" tubuhmu sedang mengalami disonansi hebat karena beban kerja organ yang berat dan stres psikologis. Dengan teknik yang kita bahas sebelumnya, kamu sedang mencoba mengembalikan sistem tersebut ke "nada" yang paling stabil agar tubuh tidak terlalu lelah menghadapi beban patologisnya.
===
KARL MONTEVIRGEN:
The economics of the FIFA World Cup: Ticket pricing, tourism revenue, and costs explained.
STUPID LOLO:
The World Cup Economy.
---
INNOVATE SCALE IMPACT
@WEF_INTEL:
Innovation: from breakthrough to real-world impact.
---
DATA SCIENCE FOR EDUCATION
Sep 1, 2016
MARC BENIOFF:
We need an education revolution – and it starts in your local community
Jumat, 04 Juli 2025
HYPER-LOCAL INSIGHTS
---
DEAN KARNAZES is an American ultramarathon runner, and author of Ultramarathon Man: Confessions of an All-Night Runner, which details ultra endurance running for the general public.
John Michael "OZZY" OSBOURNE (3 December 1948 – 22 July 2025) was an English singer, songwriter, and media personality.
MUTASI GENETIK adalah perubahan permanen pada urutan DNA yang membentuk gen.
DAMPAK MUTASI:
* Merugikan: Dapat memicu kelainan bawaan atau penyakit serius seperti kanker.
* Menguntungkan: Menjadi kunci utama dalam proses evolusi makhluk hidup agar dapat beradaptasi dengan perubahan lingkungan.
* Netral: Tidak memberikan dampak negatif maupun positif, biasanya terjadi pada bagian DNA yang tidak mengodekan protein.
===
* Asa Doa Ewi di Puskesmas Gelumbang (22 Juni 2026)
* UNILA
* ITERA
* SELASA, 23 JUNI 2026
URI:
Siapa aja itu di lift? Acara apa? (09.16)
IMI:
Mbak uyi, Imi, kak nasywa, kak Pipah, sama kak pardi (09.17)
---






